Hidayatullah.com—Umat Kristiani seharusnya berdoa supaya Pangeran George, cicit Ratu Inggris Elizabeth II, menjadi seorang gay, kata pendeta senior terkemuka Kelvin Holdsworth.
Dilansir RT Jumat (1/12/2017), pendeta Anglikan itu ingin putra pertama Pangeran William dan Kate Middleton tersebut menjadi gay supaya jika kelak menjadi raja dia dapat membuat Church of England melegalkan perkawinan sesama jenis. Seperti diketahui, Pangeran George –yang sekarang baru berusia 4 tahun– saat ini merupakan pewaris tahta Inggris urutan ke-3, setelah Pangeran Charles dan Pangeran William. Raja Inggris otomatis menjadi pemimpin tertinggi Church of England. Sampai saat ini otoritas Kristen Anglikan itu belum mau melegalkan perkawinan homoseksual.
Holdsworth –seorang pendeta senior Anglikan, pendukung LGBTQ, pejabat tinggi Katedral St Mary di Glasgow– menuliskan pemikirannya itu di laman blog pribadi setelah pertunangan Pangeran Harry dan Meghan Markle diumumkan.
“Jika orang tak mau ikut mengkampanyekannya, mereka punya pilihan unik khas Inggris, yaitu berdoa dalam hati masing-masing (atau di depan publik jika berani) agar tuhan memberkati Pangeran George dengan cinta, ketika dia dewasa, terhadap seorang pria yang baik,” tulis Holdsworth.
Namun, pemikiran Holdsworth itu mendapat kritikan dari pendeta Gavin Ashenden, mantan pembimbing spiritual Ratu Elizabeth II.
Ashenden menyebut apa yang diutarakan Holdsworth itu “tidak baik” dan “jelas sekali tidak Kristiani.”
Doa seperti itu dalam teologi “sama seperti kutukan peri jahat dalam dogeng-dongeng” dan sama sekali bukan pemberkatan terhadap bocah itu, terlebih karena Pangeran George diharapkan memiliki keturunan sebagai penerusnya, kata Ashenden.*