Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Akhir Sidang OKI Hasilkan 169 Resolusi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Mei 2003 12:36 12:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2003 12:36
Bagikan
Bagikan

Sidang empat hari para menlu Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Teheran berakhir Jumat 30 Mei 2003. Sebagai pertemuan besar, sidang di ibu kota Iran itu tentu saja merupakan momentum bagi negara-negara Islam untuk mengkaji masalah regional Timur Tengah (Timteng) pasca perang Iraq.

Setelah terjadi perundingan intensif dalam empat komisi politik, ekonomi, kebudayaan, dan keuangan, sidang itu berhasil merilis 169 resolusi. Selain menyangkut Iraq, resolusi itu juga menyangkut berbagai persoalan global dan dunia Islam lainnnya, termasuk kemelut Palestina, isu perlucutan senjata, perang melawan terorisme, serta pencitraan Islam yang sebenarnya.

Berbagai resolusi yang disudah diputuskan dalam sidang itu sebenarnya memang tidak jauh berbeda dengan resolusi-resolusi sebelumnya. Namun demikian, sidang itu bisa disebut sukses dan berhasil karena telah meluangkan kesempatan bagi negara-negara Islam untuk menuangkan berbagai visi dan pendapat baru mereka mengenai perkembangan dunia.

Sebagian pengamat menilai bahwa OKI hingga masih belum bisa mengerahkan segenap potensi dan kemampuan yang dimilikinya untuk memainkan peranan besar dalam hubungan internasional. Seperti diketahui, dewasa ini, negara-negara anggota OKI menguasai 70 persen simpanan bahan energi dunia. Dari jumlah itu, 43 persennya berupa minyak dan selebihnya berupa gas alam.

Sayangnya, kekayaan itu ternyata tidak membantu menyukseskan berbagai aspirasi politik mereka, terutama pembebasan Baitul Maqdis dari cengkaraman kaum Zionis. Selain itu, kekayaan tersebut juga belum menggairahkan sepak terjang mereka untuk menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Yang tak kalah naifnya, mereka bahkan belum bisa mencapai kesepakatan yang signifikan untuk menciptakan pasar bersama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Betapapun demikian, dalam beberapa tahun terakhir ini, mereka cukup berhasil mewujudkan kerjasama baru antar negara Islam berkat kegigihan sejumlah negara Islam termasuk Arab Saudi, Mesir, Iran, Turki, Indonesia, Malaysia, dan Pakistan.

Walaupun mayoritas mutlak negara-negara anggota OKI mendukung perubahan kinerja organisasi tersebut, menurut para pakar internasional, negara-negara itu hingga hari ini masih belum sampai pada satu rancangan yang tersusun rapi dan komprehensif.

Sidang para menlu OKI di Teheran telah menjadi momentum bagi organisasi negara-negara Islam untuk menciptakan perubahan yang diharapkan akan diratifikasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi OKI di Kuala Lumpur mendatang. (Radio IRIB/Masum/Cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rafsanjani: AS Tidak Akan Mungkin Bisa Kembali ke Iran
Tulisan selanjutnya Malaysia Tolak Rencana Pangkalan AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?