Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Ragu Adanya Senjata Pemusnah Masal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Juni 2003 10:21 10:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juni 2003 10:21
Bagikan
Bagikan

Laporan intelijen Pentagon bulan September 2002 yang bocor, menyimpulkan bahwa “tidak ada informasi yang bisa diandalkan” bahwa Iraq mempunyai senjata biologi maupun kimia.

Diperkirakan laporan ini banyak beredar di antara pejabat-pejabat pemerintah Bush, ketika mereka sedang merumuskan kebijakan untuk melakukan aksi militer.

Perkembangan terbaru ini muncul, bersamaan waktu dengan kedatangan pakar-pakar nuklir PBB, yang akan menyelidiki penjarahan bahan-bahan nuklir dari fasilitas nuklir utama negara itu, setelah jatuhnya Saddam Hussein.

Wartawan BBC di Pentagon, Nick Childs, mengatakan bahwa laporan setebal 80 halaman itu, yang berasal dari Badan Intelijen Pertahanan, akan semakin menyulut kontroversi mengenai senjata pemusnah massal Iraq.

Laporan ini menyangkal pernyataan menteri pertahanan Donald Rumsfeld ketika itu, bahwa Iraq mengumpulkan gas syaraf dan gas mustard dalam jumlah besar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pasukan AS belum menemukan senjata pemusnah massal di Iraq. Dua laboratorium berupa truk sudah ditemukan, tetapi tidak ada bukti mengenai adanya program pembuatan senjata terlarang.

Pejabat-pejabat tinggi Pentagon membenarkan bahwa laporan tersebut mengatakan tidak ada informasi yang bisa diandalkan bahwa Irak membuat senjata pemusnah massal.

Tetapi mereka menambahkan bahwa ketika itu tidak ada pejabat internasional maupun Amerika di Iraq, sehingga tidak ada bukti yang definitif.

Mereka juga mengatakan bahwa dalam laporan itu disebutkan bahwa Iraq mempunyai kemampuan dan keahlian untuk membuat senjata pemusnah massal, dan kemungkinan besar sedang melakukannya.

Kecaman Blix

Sementara itu, mantan kepala inspekstur senjata PBB Hans Blix mengecam kualitas intelijen yang diberikan kepadanya oleh AS dan Inggris berkaitan dengan dugaan senjata pemusnah massal yang dimiliki Iraq.

Hans Blix mengatakan kepada BBC bahwa timnya menindaklanjuti informasi AS dan Inggris di lokasi-lokasi yang dicurigai di seluruh Iraq, namun tidak menemukan apa-apa ketika sampai di lokasi bersangkutan.

Satu tim pemeriksa nuklir hari Jum’at ini dijadwalkan tiba di Iraq, tetapi AS hanya akan mengizinkan mereka melakukan pemeriksaan terbatas pada fasilitas penyimpanan nuklir.

Wartawan BBC di New York mengatakan pernyataan Hans Blix ini akan menambah kontroversi kualitas intelijen yang digunakan menjelang perang Iraq.

Dalam wawancara dengan BBC, Hans Blix mengatakan ia kecewa dengan petunjuk yang diberikan oleh Amerika dan Inggris.

“Hanya tiga dari kasus-kasus yang diberikan, kami menemukan sesuatu dan tak satupun ditemukan senjata pemusnah massal. Dan hal itu mengejutkan saya, terus terang saja.”

Ia mengatakan para pemeriksa senjata dijanjikan informasi terbaik yang ada.

“Saya berpikir, ya Tuhan, bila informasi ini adalah yang terbaik yang mereka miliki dan kita tidak menemukan apa-apa, bagaimana dengan lainnya?”

Anehnya, AS justru menolak seruan agar tim pemeriksa senjata PBB diperbolehkan kembali ke Irak untuk mencari senjata pemusnah massal. (bbc/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tolak Dialog, Hamas Lanjutkan Lawan Israel
Tulisan selanjutnya AS Perpanjang Masa Kebal Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?