Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tolak Dialog, Hamas Lanjutkan Lawan Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Juni 2003 09:34 9:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juni 2003 09:34
Bagikan
Bagikan

Meski Amerika mengklaim KTT Aqaba sudah menunjukkan titik terang penerapan Peta Jalan Damai (Road Map), Palestina dan gerakan-gerakan Islam masih sulit menerimanya. Perdana Menteri Palestina Mahmoud Abbas dikecam di negeri sendiri terkait hasil pertemuan tersebut.

Salah satu kecaman datang kelompok Hamas. Kelompok gerakan militan Islam itu secara mendadak dan mengejutkan menolak bertemu lagi dengan Abbas.

“Dialog telah berakhir, ” ujar Abdel-Aziz al-Rantisi, pemimpin senior Hamas pada Reuters, menanggapi pertemuan AS dan Israel di Yordania.

“Abu Mazen (nama lain Abbas) tidak mewakili kami. Kami menolak bertemu dengan dia karena tidak ada gunanya,” tandas pemimpin Hamas, Rantisi.

Rantisi bahkan menyerukan demonstrasi masal untuk memprotes hasil KTT Aqaba yang dianggapnya berbahaya. Seruang Hamas itu disambut dengan demonstrasi di sejumlah kamp pengungsi di Jalur Gaza, Rafah, dan Khan Yunis setelah salat Jumat kemarin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana diberitakan, pertemuan Abbas dengan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon yang ditengahi Presiden AS George W. Bush digambarkan sudah menapak langkah pertama Peta Jalan Damai. Sharon setuju menutup permukiman Yahudi di wilayah Palestina. Sebaliknya, Abbas menghentikan aksi kekerasan, termasuk bom bunuh diri.

Menurut Abbas, solusi terhadap konflik tidak boleh dilakukan secara militer. Di hadapan Bush dan Sharon, Abbas berjanji menggunakan berbagai upaya untuk mengakhiri militerisasi intifada.

“Kami mengulang lagi kecaman terhadap terorisme dan kekerasan terhadap warga Israel di mana pun,” katanya. Kepada harian Israel Yediot Aharonot, Abbas mengungkapkan harapannya untuk melakukan gencatan senjata dengan Hamas.

Pernyataan dan kesepakatan itulah, yang dikecam Hamas. Hal yang sama disampaikan Jihad Islam dan dua kelompok radikal lainnya. Ketiga kelompok kecil itu langsung mengumumkan penolakannya untuk meletakkan senjata.

Rantisi menandaskan sikap tergasnya yang tidak akan meletakkan senjata. “Kami tidak berubah. Kami hanya mau menghentikan serangan terhadap warga sipil Israel jika tentara Israel menghentikan agresi, pendudukan, dan pembunuhan terhadap rakyat kami. Diperlukan penghentian serangan di kedua pihak untuk mencapai gencatan senjata,” tegasnya. (afp/ap/rtr/jp/abw/cha/)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Gunakan Kayu Ilegal Indonesia
Tulisan selanjutnya AS Ragu Adanya Senjata Pemusnah Masal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan

Berita
21 September 2026 13:25
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?