Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perang Iraq di Dunia Cyber

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Juni 2003 13:35 1:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juni 2003 13:35
Bagikan
Bagikan

Di antara situs-situs yang pro Amerika Serikat saat ini melakukan antisipasi serangan hacker Muslim yang diperkirakan tengah melakukan serangan-serangan barunya.

Sebuah perusahaan pengamanan komputer yang berbasis di London, Mi2g menyebutkan, bahwa kalangan Islamis hacker sangat berpotensi melakukan perang cyber dan membuat virus baru untuk merusak sistem setiap saat pada komputer yang sedang link dengan internet.

Sebagian para pakar internet di London menyebutkan, bahwa para hacker muslim itu diduga kuat akan melakukan serangannya kepada negara-negara yang mendukung propaganda perang Amerika terhadap Iraq khususnya dan umumnya perang terhadap terorisme di seluruh dunia.

Mereka juga menegaskan bahwa dengan munculnya jenis virus baru yang terkenal Bugbear (baca: seperti contoh di bawah yang terdeteksi pada Jum’at 5 Juni 2003) dan serangan pada awal pekan Juni 2003 merupakan bukti kuat akan datangnya serangan baru berikutnya dengan jenis virus yang lain.

Perusahaan pengamanan komputer Mi2g mengatakan, bahwa bulan Oktober 2002 adalah bulan serangan hacker terburuk sejak dimulainya perang cyber tahun 1995.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Serangan cyber yang terdata pada bulan itu sangat fantastik karena mencapai angka 16.559 kali serangan hacker ke berbagai system dan web site. Menurut Zone-H database, sebuah situs independen yang memonitor aktivitas para hacker, serangan-serangan hacker yang membawa misi politik itu sekitar 11 persen dari total serangan.

Selain itu Mi2g menyebutkan bahwa mereka telah meneliti sejumlah organisasi hacker Muslim yang akan melakukan agenda perang cyber terhadap situs-situs Amerika Serikat, Inggris, Australia, India dan Israel.

“Kami mencatat bahwa para hacker dari kalangan Islamis telah memulai peperangannya dengan misi anti Amerika Serikat, Inggris, Australia, India dan Israel.”

Karenanya Mi2g meminta agar semua pihak agar bersiap-siap dan mewaspadainya.

Menurut data Mi2g, ada tiga kelompok hacker Muslim yang gencar melakukan serangan internet pada bulan Juni ini. Pertama adalah kelompok Unix Security Guard (USG) yang dibentuk pada bulan Mei 2002.

Kelompok ini menghimpun kelompok kelompok hacker kecil seperti “EgypianFighter” dan kelompok hacker dari Republik Islam bekas kekuasaan Uni Soviet, Maroko. Hingga 27 Oktober 2002, menurut Mi2g, USG disebutkan telah melakukan 1.511 kali serangan cyber.

Kedua, adalah kelompok hacker yang disebut Federal Bureau of Hackers (FBH) yang berbasis di Pakistan. Dan ketiga adalah kelompok The Bugz yang juga berbasis di Pakistan.

Kelompok-kelompok ini meninggalkan pesan kepada ratusan situs Amerika Serikat, Inggris dan lainnya, serta menuntut pembebasan Palestina serta menolak perang terahdap Iraq. Di antara pesan yang disampaikan oleh USG adalah “USA I think that you are all about to be some war criminals”, “UK you are a slave to USA”, “Hey, wanna know what America and UK do 2 Iraqi kids? Take a look.. they bomb them.”

Hacker Islam itu disebutkan melakukan eskalasi serangannya secara dahsyat dan belum pernah terjadi sebelumnya pada sepekan bulan Oktober 2002, hingga melumpuhkan 9 dari 13 server. Pada bulan Oktober 2002, jelas Mi2g sejumlah serangan hacker yang dilacak IP addresses berasal dari Arab Saudi, Kuwait, Pakistan dan Indonesia. (Masdum, dari berbagai sumber).

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mayoritas Muslim Percaya Usamah Dibanding Bush
Tulisan selanjutnya Mayoritas Rakyat Iraq Inginkan Daulah Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?