Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat George W. Bush, Kamis (Jumat WIB), menangkis kritik kepadanya mengenai defisit anggaran federal. Menurutnya, hal itu diakibatkan resesi dan Perang Irak.
“Kami menghadapi defisit untuk sejumlah alasan,” kata Bush dalam kunjungannya di Dearborn, Michigan.
Ia menambahkan, alasan utama defisit ialah karena berkurangnya aliran masuk uang ke negara, seperti dari perolehan pajak.
Presiden Bush mengatakan, perang di Irak menelan banyak biaya, sehingga pemerintah terpaksa meminta tambahan dana kepada Kongres, guna meyakinkan bahwa pasukan AS memiliki peralatan terbaik untuk memenangkan perang.
Bush memproyeksikan defisit 455 milyar dolar selama tahun anggaran sekarang, namun tahun depan perekonomian diproyeksikan akan membaik.
Bush menjanjikan akan melakukan pengurangan defisit hingga menjadi setengahnya dalam lima tahun ke depan, sesuatu yang akan dimulainya dengan meyakinkan perekonomian akan tumbuh.
Bush membela pula kebijakan pengurangan pajaknya sejumlah 350 milyar dolar dalam waktu 10 tahun mendatang, dan mengatakan langkah tersebut akan mendorong perekonomian dan akhirnya membantu mengurangi defisit.
“Cara terbaik untuk memperoleh penghasilan bukanlah dengan menaikkan pajak, memperlambat perekonomian dan justru pengurangan pajaknya yang membuat perekonomian tumbuh.
Bush membuat pernyataan-pernyataannya tersebut di saat Departemen Keuangan AS mengumumkan akan mengeluarkan kredit pemeliharaan kesehatan anak, bagian dari rencana penurunan pajak tersebut.
Presiden Bush, yang beberapa kali belakangan ini tampil untuk menyampaikan persoalan-persoalan ekonomi, menggantungkan diri pada upaya perbaikan perekonomian untuk upaya pemilihannya kembali.
Namun catatan menunjukkan tiga juta pekerjaan hilang sejak Bush menduduki jabatannya, dan AS semakin dalam terbelit dalam hutang, tiga juta triliun dolar. [Tma, Ant)