Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pekerja Sosial Italia yang Diculik 18 Bulan dan Selamatkan Intel Turki Masuk Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 21:47 9:47 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Mei 2020 14:18
Bagikan
Silvia Romano menutup aurat saat dibebaskan @IlGiornale
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi Intelijen Nasional Turkey (MiT) berhasil membantu membebaskan Silvia Romano seorang warga Negara Italia yang disandera di Kenya, Afrika Timur pada hari Ahad (10/5/2020). Menariknya, Silvia yang dibebaskan setelah disandera selama 18 bulan ini telah memeluk Islam.

Silvia Constanzo Romano, 25, diculik di Kota Chakama, Kenya, pada November 2018. Dia ditemukan di Somalia, sekitar 30 km di luar ibukota Mogadishu, dan dibebaskan berkat upaya badan intelijen eksternal, kata Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio.

وصول الإيطالية سيلفيا رومانو التي تم اختطافها قبل 18 شهرا في قرية بكينيا إلى بلادها مرتدية لباس إسلامي طويل لتؤكد بعد ذلك اعتناقها الدين الإسلامي pic.twitter.com/38xlMRwdm7

— قناة الجزيرة (@AJArabic) May 10, 2020

“Telah ada kerja sama dengan dinas intelijen Turki di wilayah dimana dia ditemukan dan akan mengambil tindakan pada waktu yang tepat,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Italia Marina Sereni kepada saluran televisi LA7.

Silvia Constanza Romano, 25, diculik di Kota Chakama, Kenya, pada November 2018. Media Italia menekankan bahwa Romano diselamatkan melalui upaya bersama oleh badan intelijen Turki, Somalia, dan Italia. Romano, yang diselamatkan dalam operasi yang dilakukan pada 8-9 Mei, tiba di Bandara Ciampino di Roma pada siang hari, kutip Anadolu Agency. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saat mendarat, Romano tengah mengenakan hijab hijau sambil melambaikan tangan.  Romano mendarat di bandara Ciampino Roma dengan menggunakan penerbangan khusus sekitar pukul 14:00 waktu setempat. Di bandara, Romano disambut oleh Perdana Menteri Giuseppe Conte dan Di Maio.

“Saya baik-baik saja, baik secara fisik maupun mental. Saya sekarang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga saya. Saya sangat senang bisa kembali setelah sekian lama,” kata Romano pada saat kedatangan dalam sebuah video yang diposting di laman harian Corriere della Sera.

Kantor berita Italia, ANSA, mengutip sumber-sumber investigasi, melaporkan bahwa dia memeluk Islam selama masa penahanannya.  Conte mengatakan bahwa selama beberapa bulan terakhir, gugus tugas yang bekerja untuk membebaskan Romano berada pada tahap puncak penyelidikan, setelah memiliki bukti bahwa dia masih hidup. Dia menambahkan bahwa rincian tidak diungkapkan sehingga tidak mengganggu operasi.

“Kami sangat senang menyambut Silvia kembali di saat yang sulit untuk negara ini. Negara selalu ada, dan akan selalu ada di sana,” kata Conte, yang dilansir dari laman smh.com.au.

Dia berterima kasih atas upaya-upaya dari dinas intelijen, kehakiman dan kementerian pertahanan dan luar negeri, semuanya terlibat dalam pembebasan wanita muda itu.  Surat kabar Italia melaporkan bahwa dinas intelijen Italia bekerja dengan rekan-rekan mereka dari Somalia dan Turki untuk membebaskan Romano.

“Saya benar-benar dipenuh dengan rasa sukacita pada saat ini. Bahkan sulit untuk berpikir, tolong biarkan saya bernapas. Saya perlu menahan goncangan, kebahagiaan begitu besar sehingga meledak,” kata ayah Silvia, Enzo seperti dikutip oleh beberapa surat kabar Italia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika TimurIntelijen TurkeyItaliamasuk islamMITpenculikanSilvia Romano
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tim Riset: Herbal Covid-19 Berhasil Diuji ke Beberapa Pasien, Semua Sembuh
Tulisan selanjutnya kesehatan syariah Wapres: Bangun Peradaban Islam Sesuai Ajaran Rasulullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?