Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Spanyol Tarik Pasukan Dari Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 April 2004 11:19 11:19 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 April 2004 11:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam pernyataanya, Menlu Miguel Moratinos juga mengatakan pemerintah PM Jose Luis Rodriguez Zapatero akan menghormati janji-janji yang dinyatakannya pada Konferensi Donor Irak dan membantu pembangunan kembali Iraq dan transisinya menuju negara demokratis.

“Kami bukan mencuci tangan kami dari situasi,’ kata Moratinos dalam wawancaranya dengan suratkabar El Pais Senin.

Zapatero Minggu memerintahkan penarikan pulang secepat mungkin 1.300 tentara Spanyol yang bertugas di Iraq. Perintah itu memenuhi janji-janjinya pada masa kampanye pemilihannya dan untuk memulihkan negaranya yang mengalami serangan bom militan al-Qaidah sebagai akibat keterlibatannya dalam perang di Iraq.

“Keputusan ini seharusnya tidak mempengaruhi hubungan bilateral antara Spanyol dan AS,” kata Moratinos. Dia mengatakan selain masalah Iraq, agenda Spanyol lainnya dengan AS akan diperluas dan lebih menarik di bawah Zapatero.

Zapatero mengatakan bahwa dia telah memerintahkan menteri pertahanan untuk “menempuh hal yang diperlukan bagi pasukan Spanyol yang ditempatkan di Iraq agar pulang secepat-cepatnya”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengumumkan langkah tersebut beberapa jam setelah pemerintahan baru Sosialis diambil sumpahnya. Zapatero menang pemilihan bulan lalu.

Segera setelah terpilih, Zapatero bersumpah untuk menarik mundur serdadu Spanyol, kecuali mereka datang ke Irak di bawah komando PBB sebelum 30 Juni, yakni saat mandat mereka habis.

Pendahulunya yang beraliran konservatif, Jose Maria Aznar, mengirimkan serdadu bulan Agustus 2003. Langkah tersebut memicu unjukrasa besar-besaran di seluruh Spanyol.

“Dengan informasi yang kami punya, dan yang kami himpun dalam beberapa pekan terakhir, tidak ada kemungkinan dalam waktu dekat ini bahwa PBB akan meloloskan resolusi,” yang memenuhi kehendak Spanyol, tambah Zapatero.

Amerika Serikat mengutuk keputusan untuk menarik serdadu Spanyol, dan mengatakan, kebijakan itu sama dengan menyerah kepada terorisme.

Namun, menurut wartawan BBC Danny Wood di Madrid, mayoritas warga Spanyol mendukung keputusan PM baru mereka.

Banyak warga yakin, serangan bom kereta api 11 Maret adalah akibat pemerintah lama mendukung kebijakan Amerika di Irak, tambah wartawan kami.

Pasukan Spanyol memainkan peran penting di Iraq, khususnya di kota suci Syiah, Najaf.

AS mengatakan negara-negara lain yang tergabung dalam koalisi diperkirakan akan meninjau kembali partisipasinya di dalam pasukan keamanan di Iraq selagi pasukan Spanyol bersiap-siap untuk pulang.

Amerika diperkirakan akan terus kehabisan dukungan akibat perlawan rakyat semesta yang terus bertubi-tubi di Iraq. (kcm/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Spanyol Ancam Tarik Dukungan Terhadap AS
Tulisan selanjutnya Neo-Konservatif AS Lebih Berbahaya dari Lobi Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?