Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iraq masih Menyimpan Bara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2004 08:31 8:31 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2004 08:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bom ditengarai berasal dari sebuah minibus yang diledakkan di dekat sebuah kantor polisi sekitar pukul 10 pagi waktu setempat. Bom mobil ini diledakkan di muka sebuah kantor polisi. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan besar di sekitar lokasi, dan menghancurkan sejumlah bangunan. Hingga kini belum jelas siapa yang bertanggung jawab. Namun, bisa diduga, serangan itu berasal dari kelompok pejuang yang selama ini menyerang kepentingan penjajah AS di negara itu.

Serangan ini merupakan serangan paling buruk sejak pemindahan kekuasaan di Iraq oleh AS bulan lalu. Agustus tahun lalu, bom besar diledakan di luar mesjid di Najaf yang menewaskan lebih 80 orang.

Seperti beberapa insiden sebelumnya, bom mobil di Baquba diledakkan dengan sasaran orang-orang yang ikut antek-antek AS. Bom kemarin meledak di depan antrian warga yang tengah mendaftarkan diri untuk menjadi polisi Iraq. “Kami kumpulkan mereka di satu tempat untuk mencatat nama mereka. Ada antrian ketika tiba-tiba kendaaan itu muncul dan meledak,” kata seorang petugas polisi.

Perlawanan

Meski AS telah menyerahkan kekuasaan pada pemerintahan sementara, toh kebencian rakyat Iraq masih terus berlanjut. Termasuk kebencian terhadap aset dan kaki-tangan pemerintahan boneka AS itu. Berbagai kejadian belakangan menyiratkan sebagai perlawanan terhadap segal simbol pemerintah boneka AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Walau pemimpin pasukan koalisi AS terus mengirimkan bala-tentara untuk mengamankan Iraq, berbagai perlawanan rakyat dan kaum pejuang tak mampu menghentikan situasi di Iraq. Minggu lalu, pasukan Filipina ditarik mundur setelah pejuang Iraq menculik seorang supir.

Kemarin, sekitar 35 gerilyawan dikabarkan tewas dan lebih dari 40 orang ditangkap dalam satu operasi bersama yang dilakukan pasukan multinasional dan pasukan Iraq di sebelah selatan Baghdad, Rabu pagi, kata militer AS. Seorang tentara AS juga dikabarkan tewas dan tiga orang lainnya luka-luka ketika iring-iringan kendaraan mereka mendapat serangan satu bom di pinggir jalan di wilayah bermasalah Balad Ruz, sebelah utara Baghdad, kata pejabat militer AS.

Sebelumnya, Selasa (27/7), seorang penyerang bom bunuh diri meledakkan dirinya di Baquba, daerah sebelah utara Baghdad, beberapa jam setelah serangan mortir di ibukota Iraq itu menewaskan seorang pengangkut sampah dan mencederai seorang Iraq serta 14 prajurit AS, kata polisi dan militer AS. (rtr/afp/kcm/ant)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Thailand akan Menutup Pondok Pesantren
Tulisan selanjutnya NU Isyaratkan Tak Dukung Hasyim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?