Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Majelis Duma Rusia Sebut AS Negara Paling Intervensif di Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Juni 2005 02:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang politisi senior anggota Majelis Duma Rusia menyebut AS sebagai pemerintah yang paling intervensif di dunia. Demikian disampaikan Aleksi Stroveski, wakil Duma Rusia yang berasal dari Partai Liberal Demokrat negara itu, sebagaimana yang dikutip oleh Koran Express terbitan Baku edisi hari Selasa kemarin.

Stroveski mengatakan, “AS dan para sekutunya terbukti sebagai pihak yang paling sering melanggar kebebasan pribadi warga negaranya. Tidak ada satupun jenis pelanggaran kebebasan pribadi yang tidak dilakukan oleh negara-negara itu. Anehnya, pada saat yang sama, justru AS-lah yang saat ini merasa sebagai negara pembela nomor wahid hak-hak asasi manusia.”

Baru-baru ini, Majelis Duma Rusia juga meratifikasi sebuah resolusi berisikan kecaman terhadap berbagai kasus pelanggaran HAM yang terjadi di AS, Turki, dan sejumlah negara bekas Sovyet. Duma juga meminta pemerintah Moskow supaya secara serius melakukan langkah-langkah investigatif atas kasus-kasus pelanggaran HAM tersebut.

Pelanggar HAM

Sebelumnya, lembaga HAM internasional, Amnesty International dalam laporan tahunannya, menyebutkan bahwa Amerika Serikat adalah negara yang paling merusak HAM. Amnesty berpendapat Amerika telah gagal menyelidiki secara tuntas kasus penyiksaan tawanan perang Iraq di penjara Abu Ghraib Baghdad. Menurut Amnesty, perilaku Amerika Serikat itu justru menyulut pelanggaran HAM di seluruh dunia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Sekjen Amnesty International, Irene Khan,  ia memperingatkan akan adanya agenda ideologi baru dari Amerika Serikat yang menggunakan istilah kebebasan dan keadilan untuk menerapkan kebijakan penyebaran ketakutan dan ketidak-amanan. (irib/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jual Beli Istilah “Militan Islam”
Tulisan selanjutnya Pendukung Corby Bikin Website Ajak Boikot Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?