Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Salah Sasaran, Tentara Amerika Tembak Satu Keluarga

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 November 2005 06:12
Bagikan
Bagikan

Selasa, 22 November 2005

Hidayatullah.com–Konvoi tentara Amerika biasanya memasang tanda untuk memperingatkan pengemudi agar menjauh. Juru bicara militer Amerika Serikat mengatakan minibus yang mereka naiki jalan terus saat mendekati penghalang jalan sekitar pukul 08.00.

Akibat tembakan tentara AS, dua pria dan tiga anak-anak tewas serta dua wanita seorang anak terluka, kata polisi Iraq. Juru bicara militer Amerika mengatakan tiga orang tewas dan dua terluka.

Saksi mata mengatakan, keluarga itu sedang dalam perjalanan menuju tempat pemakaman. "Mobil Irak itu tidak mau melambat dan tembakan peringatan telah dikeluarkan," ujar Mayor Steven Warren kepada kantor berita AFP. Dia menjelaskan, kendaraan itu tidak mau berhenti dan ditembaki senapan mesin.

Mati satu demi satu

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ahmed Kamel al-Sawamara yang mengemudikan mobil itu mengatakan ia tidak memiliki waktu bereaksi ketika tembakan menghujaninya.

"Tentara itu mulai menembaki saya dari segala arah," katanya kepada wartawan. "Saya lambatkan jalannya dan keluar dari jalan namun mereka terus menembaki."

"Saya menyaksikan keluarga saya mati satu demi saatu dan kemudian mobil terbakar. Saya tarik jenazah mereka," katanya.

Peta Iraq

Sejak invasi pimpinan Amerika tahun 2003, berulangkali terjadi insiden dimana tentara Amerika menembaki kendaraan sipil.

Pos pemeriksaan dan konvoi sering menjadi target kelompok perlawanan dan tentara Amerika sering memberi isyarat dalam bahasa Arab agar mereka mundur atau ditembak.

Militer Amerika mengatakan akan mengambil semua langkah untuk mencegah penembakan warga sipil.

Para wartawan mengatakan, warga Iraq biasanya meminggirkan kendaraannya jika pasukan koalisi mendekat.

Operasi Tirai Besi

Sementara itu, puluhan masyarakat sipil dinyatakan tewas dan terluka akibat operasi militer AS bersandi “Tirai Besi”. Sebagaimana dilaporkan Televisi Al-Arabia,  sejumlah lembaga HAM  menyatakan, operasi militer AS yang dilancarkan di kawasan barat Iraq telah menewaskan dan melukai puluhan masyarakat sipil, serta menyebabkan ribuan orang menjadi pengungsi.

Sementara itu, Radio Iraq, Merdeka melaporkan, sejumlah pesawat AS membombardir beberapa kawasan di wilayah Mosul. Berdasarkan laporan tersebut, sejumlah orang sipil  dinyatakan tewas dan luka-luka. Radio Irak Merdeka dalam laporannya tidak menyebutkan secara detail kawasan-kawasan yang menjadi sasaran serangan sejumlah pesawat AS itu.

Radio Iraq Merdeka juga memberitakan tentang terjadinya bentrokan bersenjata antara sejumlah milisi Irak dengan tentara AS di Mosul. (bbc/irib)
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “No APEC, No War, No Bush!”
Tulisan selanjutnya Rumsfeld Akui Serang Iraq adalah Kesalahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?