Hidayatullah.com–Satu di antara jamaah haji tertua asal India tahun ini adalah seorang pria berusia 90 tahun yang tanpa kenal lelah memperjuangkan Masjid Babri.
Hashim Ansari dari Ayodhya, Uttar Pradesh, akan tiba di Arab Saudi tanggal 23 Nopember. Demikian dikatakan oleh Fahim Siddiqui, yang bersama rekan-rekannya mengatur perjalanan haji dan tempat tinggal untuk Ansari di Jeddah.
Ansari adalah satu-satunya saksi kasus Masjid Babri yang masih hidup dan merupakan salah satu penggugat utama dalam gugatan kasus yang ditangguhkan sejak 22 Desember 1949 itu, ketika berhala-berhala dipasang di dalam masjid dan memicu perselisihan antara umat Hindu dan Muslim.
Ansari mengikuti setiap perkembangan kasus yang menjadi kontroversi itu sejak tahun 1949. Ia mendapatkan ancaman mati dari organisasi-organisasi ekstrimis Hindu yang membakar rumahnya. Ia juga pernah dipukuli polisi dan dipenjara selama 19 bulan.
“Meskipun mendapatkan penyiksaan dari banyak pihak, Ansari tetap teguh dalam tekadnya dan tidak pernah menyerah. Ia seorang pejuang yang gigih, yang impiannya hanyalah bisa sekali lagi shalat di Masjid Babri,” kata Fahim Siddiqui.
Ekspatriat asal Uttar Pradesh di Saudi akan mengadakan sebuah acara untuk memberikan penghargaan kepada Ansari, yang telah mendedikasikan hidupnya untuk memperjuangkan Masjid Babri yang diperselisihkan di pengadilan.
“Kami berencana akan memberikan sambutan yang hangat untuk kedatangannya pada tanggal 4 Desember di La Sani Hotel, Jeddah,” kata Dilshad Ahmad, salah seorang penyelenggara. [di/an/hidayatullah.com]