Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afghanistan, Wilayah Tak Aman Pasukan Jerman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 September 2008 09:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Keadaan di Afghanistan semakin tidak aman. Wilayah utara, lokasi tentara Jerman “Bundeswehr“, cukup lama dianggap aman, tetapi kini menjadi sasaran pejuang Taliban. Akibatnya perdebatan mengenai keterlibatan Bundeswehr semakin memarak di Jerman.

Pekan lalu, seorang tentara Jerman tewas dalam sebuah serangan. Kemudian , seorang perempuan Afghanistan dan dua anak-anak tewas tewas dalam sebuah insiden di sebuah pos pemeriksaan di wilayah Kundus.

Kejaksaan Jerman kini melakukan pemeriksaan mengenai apakah tentara Jerman saat itu melakukan pelanggaran tugas. Kejadian ini memicu perdebatan mengenai keterlibatan Jerman di Afghanistan. Bulan Oktober mendatang, parlemen Jerman akan memutuskan perpanjangan mandat Bundeswehr di Afghanistan.

Hans-Christian Ströbele, wakil ketua fraksi Partai Hijau di parlemen Jerman “Bundestag” berbicara tentang “sebuah perang sejati”. Paul Schäfer, juru bicara untuk kebijakan pertahanan dari fraksi Kiri menuduh pemerintah Jerman “semakin terlibat dalam perang yang melanggar hukum internasional”. Sedangkan Christian Schmidt dari Partai Kristen Sosial dan deputi menteri di Departemen Pertahanan menilai keadaan di Afghanistan “bukan perang melainkan pertempuran kecil”.

Menteri Pertahanan Jerman, Franz Josef Jung yang hari Rabu (3/9) berada di Afghanistan, mengatakan seusai pertemuannya dengan Presiden Hamid Karzai di Kabul bahwa tuntutan penarikan pasukan dari Afghanistan dapat membahayakan Bundeswehr.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meski bahaya di Afghanistan semakin meningkat, Jung menuntut agar menghentikan perdebatan mengenai penarikan pasukan Jerman.

“Saya ingin mengatakan dengan tegas, pertanyaan mengenai perpanjangan mandat merupakan soal yang di sini terutama diperhatikan kubu teroris dan sebab itu membahayakan Bundeswehr yang dapat dijadikan target serangan. Karena itu saya hanya dapat mengatakan bahwa pihak yang memperdebatkannya di Jerman, menurut saya, punya andil dalam kemungkinan meningkatnya bahaya serangan terhadap tentara kita.”

Pada kenyataannya, situasi keamanan bagi tentara Jerman dan petugas pembangunan kembali di Afghanistan juga semakin rawan. Ini dibenarkan seorang juru bicara Departemen Pertahanan dalam jumpa pers berkalanya hari Jumat (29/8) mengatakan, “Sejak awal tahun di lokasi penempatan Bundeswehr, kami telah mengalami serangan 25 kali. Kebanyakan terjadi di wilayah Kundus. kami harus mengamati situasi selanjutnya. Tapi, di wilayah lain juga terjadi insiden buruk. Juga di sana keadaan tidak menjadi lebih baik.”

Beberapa hari yang lalu, pada sebuah pos pemeriksaan pasukan ISAF dan Afghanistan, tiga warga sipil Afghanistan tewas. Diduga bahwa tentara Jerman terlibat dalam kejadian naas itu.

Menteri Pertahanan Jerman yang kemarin berada di Kabul meminta maaf kepada Presiden Karsai atas kejadian tersebut. Departemen Pertahanan di Berlin menyatakan telah memberikan ganti rugi kepada keluarga korban untuk menghindari pembalasan dendam.

Rainer Arnold, pakar kebijakan pertahanan Partai Sosial Demokrat melihat adanya peningkatan ketegangan di jajaran Bundeswehr dan peningkatan risiko melakukan sebuah kesalahan. Namun menurutnya, itu bukan merupakan alasan untuk penarikan Bundeswehr dari Afghanistan. [dwwd/hidayatullah.com]

Foto Menteri Pertahanan Jerman, Franz Josef Jung saat berbicara dengan kalangan tentara di Jerman

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Tumbal Mofaz”, 70 Orang Palestina Setiap Hari
Tulisan selanjutnya Ada 15,8 Juta Pemudik Tahun Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?