Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Malaysia Tunjuk Sultan Pahang Jadi Raja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Januari 2019 06:37 6:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Januari 2019 06:34
Bagikan
Sultan Pahang Abdullah bersama istrinya.
Bagikan

Hidayatullah.com—Malaysia menunjuk Sultan Abdullah dari Pahang sebagai rajanya yang baru setelah Muhammad V mendadak turun dari singgasananya belum lama ini.

Sultan Abdullah, berasal dari negara bagian terluas di Semenanjung Malaka, diperkirakan akan mengucapkan sumpah jabatannya pada 31 Januarii, lansir BBC Kamis (24/1/2019).

Abdullah baru beberapa hari lalu saja dilantik menjadi sultan di Pahang.

Jabatan raja di Malaysia sebagian besar hanya seremonial belaka, sebab kekuasaan pemerintahan sesungguhnya berada di tangan parlemen dan perdana menteri.

Meskipun demikian, raja memiliki wewenang besar juga seperti halnya perdana menteri, yaitu sebagai kepala negara Islam Malaysia dan panglima angkatan bersenjata. Dia juga memiliki wewenang untuk memberikan pengampunan kepada terpidana, seperti yang dilakukan Raja Muhammad V dengan mengampuni Anwar Ibrahim, yang bertahun-tahun mendekam dalam penjara karena perselisihan politiknya dengan Mahathir Mohamad sehingga dia bisa melanjutkan kembali karir politiknya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Raja Malaysia dipilih dalam rapat Dewan Raja-Raja, yang terdiri dari para sultan di seantero Malaysia. Jabatan berumur 5 tahun satu periodenya itu dipergilirkan di antara 9 sultan pemimpin negara-negara bagian yang ada di Malaysia. Raja terpilih itu diberi gelar Yang Dipertuan Agong. Oleh karena dia merupakan kepala negara dan simbol negara, maka siapa saja yang melecehkannya bisa dihukum penjara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Minta Pengurus Masjid Tidak Sebarkan Media Hoax
Tulisan selanjutnya Meskipun Digugat Lawan Felix Tshisekedi Dilantik Jadi Presiden Kongo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS

Berita
18 September 2026 17:59
Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan
Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?