Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Kasus Pemerkosaan Terjadi di Lingkungan Militer AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 November 2009 13:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seperti halnya bunuh diri, tingkat kasus serangan seksual di lingkungan militer AS sekarang ini melebihi dari jumlah kasus yang terjadi di masyarakat umum.

Sebuah laporan Pentagon awal tahun ini mendapati, satu dari tiga orang prajurit wanita mendapatkan serangan seksual paling sedikit satu kali selama ia bertugas.

Sebanyak 33% persen dari hampir 3.000 kasus yang dilaporkan tahun lalu, merupakan kasus pemerkosaan atau penyerangan yang parah.

“Rape in The Ranks: The Enemy Within” adalah sebuah film dokumenter yang menyoroti kasus yang terjadi pada tiga orang prajurit wanita korban perkosaan atau serangan seksual lainnya.

Salah seorang korban, Tina Priest, ditemukan tewas di Iraq pada Maret 2006, hanya beberapa pekan setelah ia menuduh seorang prajurit laki-laki memperkosanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keluarganya diberitahu bahwa ia bunuh diri, tapi mereka tidak percaya. Menurut mereka, Tina kemungkinan telah dibunuh karena dia mengadukan kasus pemerkosaan terhadap dirinya.

Jurnalis Prancis yang juga si pembuat film, Pascale Bourgaux berbicara kepada Democracy Now! mengengenai film dokumenter tersebut, yang ditayangkan premiernya pada Senin lalu di Festival Film Independen.

“Keluarga itu masih mencari kebenaran, sebab mereka yakin bahwa Tina tewas bukan karena melakukan bunuh diri. Tapi kasusnya dihentikan,” kata Bourgaux.

Masih ada tiga kasus  

“Ada Suzanne. Dia diperkosa oleh komandannya. Ia desersi. Dia menolak kembali ke Irak agar bisa melepaskan diri dari komandannya. Lalu ia dimasukkan ke penjara.”

“Kemudian ada Jessica. Dia diperkosa dua kali, di AS dan di Korea. Ia lantas keluar dari ketentaraan, karena itu satu-satunya jalan untuk bebas,” tambah Bourgaux.

Ada juga Stephanie, seorang veteran. Ia terlalu takut untuk bertindak setelah ia mendapatkan serangan seksual. Wanita itu juga kehilangan suaminya, yang bunuh diri setelah bertugas di kemiliteran.

Dalam film itu Stephanie berkata, “Saya diserang secara seksual. Dan ketika saya mencari seseorang untuk menceritakan tentang hal itu, karena saya mengalami pendarahan yang parah, saya bertemu dengan seorang wanita. Ia anggota militer berpangkat tinggi. Dia berkata kepada saya bahwa saya bodoh sekali karena saya membiarkan hal itu terjadi.”

“Dia berulang kali mengatakannya. Dan dia bertanya kepada saya, bagaimana mungkin sampai saya tidak tahu bahwa hal seperti itu sangat mungkin terjadi. Dia menyalahkan saya,” cerita Stephanie. [di/wtn/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebuah Klinik Minta Maaf Karena Masalah Kerudung
Tulisan selanjutnya Saudi Akan Pancung Pelaku Pedofili

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?