Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dokumen Email Bukti CIA Musnahkan Rekaman Penyiksaan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 April 2010 07:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Email internal CIA menunjukkan mantan kepalanya, Porter Goss, tahun 2005 setuju dengan keputusan pejabat teras untuk memusnahkan video-video rekaman penyiksaan selama interograsi atas para tersangka pelaku teror.

Associated Press melaporkan, dokumen yang ada menunjukkan,  meskipun Goss telah menyetujuinya, para pejabat CIA khawatir mereka melakukan hal yang salah. Masih menurut dokumen itu, penasihat Gedung Putih pada masa pemerintahan George W. Bush, Harriet Miers, “marah” karena tidak diberitahu perkara pemusnahan tersebut.

Rekaman-rekaman video itu menunjukkan para penyidik CIA, menggunakan tehnik waterboarding ketika memeriksa Abu Zubaydah.

Jose Rodriguez, pejabat teras operasi klandestin, khawatir 92 rekaman itu akan bocor ke publik. Oleh karenanya ia menyetujui keputusan untuk memusnahkannya.

Kepada Goss dan lainnya ia berkata, “merasa sangat penting sekali untuk menghancurkan rekaman-rekaman itu. Dan jika akan ada pemusnahan rekaman, maka ia bersedia melakukannya,” demikian menurut sebuah email pada Nopember 2005 yang dikutip AP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Goss, dalam email itu tertawa dan mengatakan bahwa dia orangnya yang akan melakukan pemusnahan itu.

Email tersebut kemudian menyebutkan, “PG, bagaimanapun, setuju dengan keputusan itu.”

Nama pengirim email disembunyikan. Para pejabat intelijen dulu dan sekarang mengatakan, Goss tidak berbuat demikian dan merasa marah dengan informasi tersebut.

Pengacara Rodriguez membantahnya dan mengatakan, Goss belum mendiskusikan masalah tersebut secara terbuka.

Email-email diungkap ke publik pada hari Kamis (15/4) oleh Departemen Kehakiman, karena diminta oleh American Civil Liberties Union berdasarkan Feedom of Information Act. Dokumen itu menunjukkan bahwa para pejabat disekitar Bush dan rekannya di CIA, John Rizzo, tidak mengetahui  pemusnahan video-video rekaman tersebut hingga dua hari kemudian.

“Rizzo jelas marah, karena dia harus memberitahu Harriet Miers mengenai status rekaman-rekaman tersebut, dan dia (Harriet) yang meminta agar diberi pertimbangan sebelum tindakan apapun diambil,” bunyi sebuah email pada tertanggal bulan Nopember 2005 dari seorang pejabat CIA yang tidak diketahui namanya kepada pejabat No. 3 CIA, Kyle “Dusty” Foggo. “Sepertinya Rizzo memanggil Harriet siang ini, dan wanita itu sangat marah.”

Pendahulu Miers, Alberto Gonzales, dan kepala staf Wapres Dick Cheney, David Addington, tahun 2004 telah mengatakan kepada para pengacara CIA untuk tidak menghancurkan rekaman-rekaman video itu.

Setahun kemudian, Rodriguez mengirim sebuah memo yang menyetujui pemusnahan rekaman-rekaman itu, dengan alasan CIA tidak memiliki alasan hukum untuk meyimpannya.

Tidak jelas siapa yang mengatakan hal itu kepada Rodriguez. Tapi, sebuah email lain menyebutkan, bisa jadi seseorang telah membohongi Rodriguez, atau Rodriguez sendiri yang berbohong telah menerima izin pemusnahan.

Beberapa tahun kemudian, jaksa penuntut John Durham terus menyelidiki apakah ada pelanggaran hukum dalam masalah tersebut.

“Dokumen-dokumen ini memberikan bukti yang lebih jauh, bahwa para pejabat senior CIA bersedia mengambil resiko dituntut atau melanggar hukum, agar bisa menghindari tuntutan atas penyiksaan tersebut,” kata pengacara ACLU Ben Wizner.

“Jika Departemen Kehakiman gagal membuat para pejabat ini mempertanggungjawabkannya, mereka berhasil menutupi masalah ini.”

Jurubicara CIA George Little, mengatakan badan intelijen itu terus kerjasama dalam menyelidikan kasus tersebut.[di/ap/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Caleg Muslim Inggris Siap Bertarung dalam Pemilu
Tulisan selanjutnya Awasi Anak Mengakses Internet

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ajak Masyarakat Shalat Berjamaah, Pemerintah Johor Kenalkan Semarak Maghrib dan Isya’

Berita
6 Agustus 2026 18:00
Masjid Perlu Dikondisikan sebagai Tempat Berkumpul Anak Muda
Pengembangan ‘Warisan Budaya’, Dalih Zionis Perkuat Cengkraman atas Tepi Barat
Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

Terbaru

  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?