Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hamburg Segera Akui Islam sebagai Agama Resmi Negara Bagian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Hamburg segera menjadi negara bagian di Jerman yang kali pertama mengakui Islam sebagai sebuah komunitas agama dan memberikan penduduk muslim hak-hak hukum yang sama dengan umat Kristen dan Yahudi ketika berurusan dengan birokrasi setempat. Empat tahun perundingan yang berjalan secara rahasia tentang pembangunan masjid, pembukaan komplek kuburan muslim, dan pelajaran Islam di sekolah umum, kini hampir mendekati kata sepakat. Perundingan itu segera tuntas di tengah-tengah isu integrasi imigran muslim di Jerman yang dianggap telah gagal. Kesepakatan itu tampaknya bakal berjalan terus, meski perdebatan nasional dan politikus lokal mengenai Islam bisa membuat persetujuan itu menjadi lebih sulit dari yang diharapkan. Demikian dikatakan politikus dan pemimpin muslim di Hamburg. ”Sangat penting bagi kita bahwa perjanjian ini akan membuat jelas status kita sebagai bagian dari masyarakat di sini,” ujar Zekeriya Altug, Ketua Cabang DITIB Hamburg, jaringan masjid Turki-Jerman (DITIB), salah satu organisasi muslim terbesar di Jerman, sebagaimana diberitakan Al Arabiya. Jerman memiliki sekitar empat juta penduduk muslim yang sebagian besar berasal dari Turki, dari 82 juta penduduknya. Hamburg merupakan kota terbesar kedua di Jerman. Perjanjian itu akan memuat hak-hak dan kewajiban dari masyarakat muslim di Hamburg, seperti konsultasi dengan warga lingkungan sebelum membangun masjid atau mendirikan menara masjid. Persamaan status yang diberikan kepada kalangan muslim, sebagaimana telah diberikan pada penganut Kristen dan Yahudi, tampaknya akan menjadi kontroversi saat perjanjian ini didiskusikan di parlemen lokal. Pasalnya, kota ini masih didominasi oleh pengikuti tradisional Lutheran. Sedangkan umat muslim hanya berjumlah 1,7 juta jiwa atau lima persen dari total penduduk. Presiden Christian Wulff sebelumnya sempat mengeluarkan komentar yang memicu perdebatan sengit. Saat peringatan Hari Kesatuan Jerman pada 3 Oktober lalu, dia mengatakan bahwa negaranya mempunyai akar Kristen dan Yahudi. Namun kehadiran kalangan minoritas muslim yang kini sudah berjumlah besar, berarti bahwa Islam juga menjadi milik Jerman. [Al/Rep/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerhati: Bangun Karakter Bangsa dari Keluarga Sakinah
Tulisan selanjutnya RI Minta DK-PBB Desak Israel Bongkar Pemukiman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?