Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hasan Hanafi: Penerapan Syariat Perlu Ditinjau Ulang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam acara simposium yang digelar oleh Lakpesdam PCNU Mesir, Prof. Dr. Hasan Hanafi menyatakan bahwa penerapan syari’ah Islamiah harus ditinjau ulang. Menurutnya, hukum Islam itu bisa berubah sesuai dengan perubahan zaman.

“Syari’at Islam itu tetap, tetapi fikih bisa berubah-ubah,” tegas Hasan Hanafi yang hadir sebagai narasumber dalam simposium tersebut.

Dalam acara tersebut, Hasan Hanafi sangat menekankan sekali pentingnya dialog guna meraih kemaslahatan dan kemajuan umat Islam.

Hasan Hanafi bahkan menentang keras gerakan-gerakan Islam seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang menurutnya menolak dialog. Pernyataan ini ia keluarkan ketika menjawab pertanyaan dari salah seorang peserta mengenai pandangannya tentang HTI. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia juga menyatakan bahwa kebenaran dalam Islam itu beragam. Karena dalam pandangannya, semua hasil ijtihad itu terhenti pada perbedaan pendapat. 

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa perbedaan pendapat dalam Islam seperti antara Asy’ari dengan Mu’tazilah dan antara Sunni dengan Syi’ah, itu semua adalah rahmat Allah.

Namun Hasan Hanafi juga menyatakan pertentangannya dengan Barat, karena Barat tidak menginginkan Indonesia menjadi negara Islam. Menurutnya, Amerika dan Israel itu adalah dua negara yang satu.  

“Ucapan Amerika memang bersama kaum Muslimin, tetapi hati mereka bersama Zionis Israel,” tegas Hasan Hanafi.

Acara simposium Lakpesdam PCNU Mesir ini menyedot banyak mahasiswa Indonesia yang ada di Mesir, hingga memenuhi auditorium Shalah Kamil di kampus Universitas Al-Azhar Kairo. 

Prof Hassan Hanafi, adalah guru bisar filsafat Islam di Universitas Cairo. Ia  dikenal sebagai penggagas 

“Kiri Islam” yang dinila mencoba melakukan gerakan kritis dalam mendobrak kejumudan intelektual di dunia Islam.

Ia juga dikenal sebagai wakil pemikir kontemporer yang dikenal cukup concern bergelut dalam perumusan isu-isu metodologis seputar hermeneutika al-Qur’an, yang tak dikenal oleh ulama salaf.

Dalam autubiografinya Hasan Hanafi banyak peristiwa dan pengalaman pribadinya yang telah membangkitkan kesadarannya tentang pentingnya teologi tanah, sebuh teologi yang ia imajinasikan dengan nasionalisme. Bersama Asghar Ali Engineer, ia termasuk digolongkan sebagai pemikir yang dekat dengan paham sosialis. [sdz/hidayatullah.com]

 

foto: Ahmad Sadzali 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintahan Obama Kecewakan Pegiat HAM
Tulisan selanjutnya Jatuh Korban Tewas Lagi Akibat Merapi, Sekolah di Jogja Diliburkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?