Hidayatullah.com—Organisasi Negara-negara Islam (OKI) membuka kembali kantor perwakilan di Kabul. Upacara pembukaan dihadiri oleh pejabat senior Imarah Islam (Afghanistan) dan perwakilan OKI.
Gedung baru Misi Organisasi Kerjasama Islam (OKI) diresmikan di Kabul pada hari Ahad, (13/11/2022). Nampak hadir di acara pembukaan Pj Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi, Residen Negara Anggota OKI, dan perwakilan dari PBB, Uni Eropa, dan organisasi internasional lainnya, siaran pers Sekretariat Jenderal OKI dikatakan.
Berbicara atas nama Sekretaris Jenderal OKI, Utusan Khusus Duta Besar Tarig Bakheet berterima kasih kepada pihak berwenang Afghanistan atas dukungan dan bantuan serta untuk menyediakan fasilitas dan keamanan yang diperlukan untuk Misi OKI. Dia mengakui bantuan keuangan dan material yang diterima dari Kerajaan Arab Saudi yang memungkinkan relokasi Misi OKI ke gedung baru.
Berbicara pada upacara tersebut, penjabat Menteri Luar Negeri, Amir Khan Muttaqi, mengatakan kantor tersebut akan memainkan peran penting dalam peningkatan hubungan antara Afghanistan dan negara-negara Islam. “OKI membuka misinya di Afghanistan; ini akan membuka jalan bagi peningkatan hubungan Afghanistan dengan negara-negara Islam lainnya,” kata Muttaqi dikurip TOLONews.
Muttaqi mengatakan kantor OKI akan efektif dalam kerja sama politik selain dukungan ekonomi dan kemanusiaan. “Kami percaya bahwa misi ini akan memiliki peran yang baik selain kerja sama kemanusiaan dalam masalah politik dan juga akan memainkan peran yang jelas dalam masalah ekonomi,” katanya.
Tariq Ali Bakheet, asisten sekretaris jenderal untuk urusan kemanusiaan dan budaya, dan utusan khusus sekretaris jenderal OKI untuk Afghanistan berbicara pada upacara tersebut. “Misi OKI yang diaktifkan sepenuhnya di Kabul … siap untuk mengambil peran efektif dalam pengiriman bantuan kemanusiaan dan pembangunan OKI,” kata Tariq Ali Bakheet.
“Insya Allah, OKI telah meresmikan kantornya di Kabul,” kata Muhammad Saeed Al-Ayash, Direktur Jenderal kantor Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Afghanistan.
Penjabat Menteri Luar Negeri berjanji bahwa Imarah Islam, sebutan pemerintah Afghanistan akan bekerja sama dengan misi OKI dalam operasinya di negara itu.*