Hidayatullah.com–Sekitar 1.500 lebih janin manusia telah ditemukan kembali di sebuah kuil Buddha di Bangkok setelah penemuan sebelumnya sekitar 340 janin, seperti dilansir media Thailand, Jumat (19/11).
Menurut pihak kepolisian, ribuan janin ini ditemukan pada hari Kamis dan Jumat di kuil Buddha, Wat Phai Ngern Chotanaram, di Bangkok. Polisi sudah melakukan pencarian di tempat lain dari kamar mayat kuil setelah seorang pekerja di kuil yang bernama Suchart Phumee dilaporkan mengaku telah menyimpan lebih banyak janin di kuil tersebut. Kini, jumlah janin yang ditemukan di kuil tersebut meningkat lebih dari 1.840 janin.
Pada Selasa (16/11) lalu, seperti diberitakan Xinhua, kasus ini terungkap berawal dari pengaduan warga di sekitar kuil yang mencium bau tak sedap. Aparat keamanan turun tangan dan menemukan ratusan janin dalam kantong plastik di dalam kamar kremasi mayat kuil.
Klinik Aborsi
Menurut aparat keamanan di negara itu, janin-janin itu berasal dari klinik-klinik aborsi ilegal. Sebelumnya, polisi menangkap seorang pengelola klinik aborsi bernama Lanjakorn Jantamanas (33). Ia mengaku kepada polisi bahwa ia menerima uang sebesar 500 Baht untuk setiap pengantaran janin ke berbagai kuil di Bangkok.
Terungkapnya kasus ini berawal dari pengaduan warga di sekitar kuil yang mencium bau tak sedap. Aparat keamanan turun tangan dan menemukan ratusan janin di dalam kuil. Di Thailand, kuil-kuil memiliki ahli yanga kan mempersiapkan kremasi terhadap jasad yang dititipkan keluarganya.
“Polisi tengah memeriksa enam pengurus kuil,” kata Letnan Kolonel Chusak Kumsai. “Kepala kuil mengaku, ia menerima janin dari beberapa klinik.”
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, janin-janin itu dibawa ke Chulongkorn Forensic Institute.
“Aborsi merupakan tindakan ilegal di Thailand, tetapi wanita diperbolehkan untuk aborsi jika mereka adalah korban perkosaan atau kehamilan membahayakan kehidupan sang ibu,” kata pendiri Pavena Foundation for Children and Women Pavena Hongskul. [cnn/lpt/hidayatullah.com]