Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Abang Pemimpin Korea Utara Dibunuh di Kuala Lumpur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2017 11:05 11:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2017 11:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kim Jong-nam, abang dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, dibunuh dalam serangan di bandara Kuala Lumpur, Malaysia.

Kepolisian negeri jiran itu mengatakan Jong-nam sedang menunggu penerbangan ke Macau hari Senin (13/2/2017), ketika seorang wanita membekap wajahnya dengan kain sehingga melukai matanya.

Jong-nam menggunakan paspor dengan nama lain dalam perjalanan itu.

Mendiang pemimpin Korea Utara Kim Jong-il (putra dari Kim Il-sung) memiliki sejumlah anak dari istri dan beberapa wanita lainnya. Dari istri bernama Kim Kyung-hee, Jong-il mendapatkan putra bernama Chang Song-thaek, yang sekarang sudah wafat. Kim Jong-nam adalah putra Jong-il dari wanita bernama Sung Hae-rim. Dari wanita bernama Ko Yong-hu lahirlah Kim Jong-un, putra bungsu Jong-il yang mewarisi kekuasaannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jong-nam diserang pada hari Senin sekitar pukul sembilan pagi saat menunggu penerbangan ke Macau pukul 10:00 di terminal bandara untuk pesawat berongkos murah, lapor koran Malaysia Star News mengutip keterangan polisi seperti dilansir BBC.

Bagaimana serangan itu terungkap masih belum diketahui pasti. Pejabat Kepolisian Malaysia Fadzil Ahmat mengatakan kepada The Star bahwa Jong-nam sempat memberitahukan petugas resepsionis bahwa seseorang membekuknya dari belakang dan menyemprotkan cairan ke wajahnya.

Namun, pejabat yang sama dikutip oleh kantor berita resmi Bernama mengatakan bahwa seorang wanita mendatangi Jong-nam dari belakang dan menutupi wajahnya dengan selembar kain yang telah diberi cairan. Laporan-laporan sebelumnya menyebutkan cairan dipercikkan dengan alat semprot atau jarum.

Mata Jong-nam mengalami luka bakar akibat cairan itu, kata Fadzil Ahmat kepada Bernama, dan dia meninggal dalam perjalanan menuju sebuah rumah sakit terdekat di Putrajaya.

Secara terpisah, kepada Reuters Fadzil Ahmat mengatakan bahwa sejauh ini belum ada tersangka dan penyelidikan sudah mulai dilakukan.

Kematian Kim Jong-nam tidak disiarkan sampai hari Selasa kemarin. Autopsi sudah dilakukan terhadap mayatnya, tetapi hasilnya belum dirilis.

Awalnya Kepolisian Malaysia mengeluarkan pernyataan bahwa berdasarkan dokumen perjalanan yang ada pria itu diidentifikasi sebagai Kim Choi, dilahirkan tanggal 10 Juni 1970.

Kim Jong-nam dilahirkan pada 10 Mei 1971.

Polisi kemudian mengkonfirmasi bahwa korban memang adalah saudara laki-laki dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Ini bukan pertama kalinya Jong-nam bepergian dengan dokumen abal-abal. Dia pernah ditangkap di Jepang saat berusaha memasuki negara itu dengan paspor palsu pada tahun 2001. Kepada petugas kala itu dia mengatakan ingin mengunjungi Tokyo Disneyland.

Menyusul kematian ayahnya pada 2011, otoritas di Korea Utara tidak mengangkatnya sebagai pengganti Kim Jong-il sebagai pemimpin negara komunis itu. Mereka justru menunjuk adik bungsunya dari lain ibu, Kim Jong-un. Konon, insiden Tokyo Disneyland itu yang menyebabkan dirinya terdepak dari daftar suksesi kepemimpinan Korea Utara.

Tidak mendapatkan jabatan di Korut, Jong-nam diketahui senang menghabiskan waktu di meja judi di Macau, China daratan dan Singapura. Dia kabarnya senang memainkan mesin-mesin undian di Macau, wilayah China yang terkenal sebagai tempat wisata perjudian.

Dia kemudian bicara menentang kekuasaan dinasti keluarganya di Korut. Pada tahun 2012 dalam sebuah buku dia dikutip mengatakan bahwa dirinya meyakini adik bungsunya tidak memiliki kecapakan sebagai pemimpin.

Kim Jong-nam dikabarkan juga pernah akan dibunuh di masa lalu.

Seorang mata-mata Korut yang dipenjara di Korea Selatan pada tahun 2012, kabarnya mengakui bahwa dirinya mengupayakan insiden tabrak-lari dengan target Jong-nam.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wagub Sulsel Berharap, Pemerintah Pusat Terus Perjuangkan Tambahan Kuota Haji
Tulisan selanjutnya Ahok tak Diberhentikan Sementara Dinilai Pelanggaran Konstitusi Sangat Serius

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?