Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rabi Yahudi Anggap Katrina Hukuman Tuhan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 September 2005 04:12
Bagikan
Bagikan

Kamis, 8 September  2005

Hidayatullah.com—Kecewa penarikan Israel dari Gaza, seorang rabi terkenal Yahudi, Rabi Ovadia Yosef, menyebut bencana Katrina merupakan hukuman Tuhan bagi Presiden George W. Bush karena mendukung penarikan Israel dari Gaza. "Ini balasan Tuhan. Tuhan tidak mengurangi hak seseorang," kata mantan kepala rabi Israel dan pemimpin spiritual kelompok ultraortodoks, Shas, dalam khotbah mingguan Selasa lalu.

Komentarnya itu ditayangkan kemarin di website Israel, Y-net. Tokoh Shas, Tzvika Yaacobson, tidak menampik komentar Ovadia tersebut. Namun, dia menyebut komentar itu dikutip di luar konteks.

Menurut Y-net, Ovadia juga mengatakan bahwa bencana alam akhir-akhir ini disebabkan tak ada orang yang belajar Taurat. Korban Katrina menderita karena "mereka tak bertuhan."

"Dia (Bush) melaksanakan penggusuran (Yahudi dari Gaza). Sekarang setiap orang marah padanya. Ini adalah hukuman atas apa yang dia lakukan terhadap (permukiman) Gush Katif. Setiap orang yang telah melakukan apa yang dia katakan, waktu mereka akan tiba," kata Ovadia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Abaikan Amerika

Sementara itu, meski Amerika masih diliputi kesedihan karena musibah Katrina, kalangan politik justu sibuk cekcok. Kritikan mulai datang pemerintahan Presiden George W. Bush. Direktur Badan Manajemen Darurat Federal Michael Brown, yang paling dianggap bertanggungjawab soal musibah mulai dituntut mundur.

Senator Hillary Rodham, istri mantan Presiden Bill Clinton juga menuduh pemerintah AS mengabaikan kebutuhan di dalam negeri. "Kita butuh rakyat Amerika diutamakan. Kita butuh memberi perhatian untuk memperbaiki infrastruktur. Kita butuh prioritas belanja untuk melindungi negeri kita," kata Hillary lewat program Good Morning America televisi ABC kemarin. (rtr/afp/ap/jp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FUUI Sesalkan Isu Perusakan Gereja
Tulisan selanjutnya Dipenjara Gara-gara Yahoo?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ragam

Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Ragam
4 September 2026 17:26
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?