Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengikut Sekte Poligami AS Pernah Mencapai Angka 10.000

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Desember 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Warren Steed Jeffs, dikenal sebagai pemimpin Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (FLDS) atau biasa disebut Gereja Fundamentalis Santo Hari Terakhir juga lebih dikenal sebagai “sekte poligami”.
Jeffs, ditangkap pertama kali di dekat Las Vegas tahun 2006 dan dihukum seumur hidup dengan tuduhan terlibat pemerkosaan dan pelecehan seksual di beberapa negara bagian. Polisi menggerebek tempat tersebut setelah mendapat telepon dari seorang anak berusia 16 tahun yang mengatakan dia mengalami pelecehan seksual dan telah melahirkan seorang anak dari suaminya yang berusia 50 tahun. Dia juga melaporkan, anak perempuan berusia 14-15 tahun dipaksa menikah dengan laki-laki yang jauh lebih tua. Sekte poligami di Utah dan Arizona pertama kali dimunculkan oleh Joseph Smith, pendiri dan nabi pertama dari Gereja Mormon. Pengikut Mormon menetap di wilayah yang kini menjadi Negara Bagian Utah pada 1847. Tekanan dari Pemerintah Amerika Serikat membuat Gereja Mormon harus melepaskan paham poligami pada 1890.
Aliran FLDS berpisah dari aliran utamanya, Gereja Mormon, tahun 1930. Sekte semacam itu pernah diberangus Pemerintah Amerika Serikat pada 1935, 1944, dan 1953. Markas mereka umumnya di pedalaman Utah dan Arizona.
Keluarga Warren Jeffs adalah trah pemimpin komunitas yang memilih untuk menyempal itu. Warren Jeffs mengambil alih pimpinan sekte pembelot itu pada 2002, setelah ayahnya yang berusia 98 tahun, Rulon Jeffs, meninggal. Begitu ia naik posisi, pada saat itu juga semua janda ayahnya dijadikan istri oleh Jeffs muda. Menurut BBCNews, pria berusia 52 tahun itu mengklaim punya 70 istri dan 65 anak.
Pada saat ini, umumnya anggota FLDS bermukim di Hildale, Utah, dan Colorado City, Arizona. Dua tempat tinggalnya berada di perbatasan. Dan masing-masing jaraknya tak lebih dari dua kilometer. Namun pejabat negara memperkirakan, Jeffs memiliki “rumah tinggal” di tiga negara bagian lain –Nevada, Idoha, dan Montana– juga di Kanada.
Dirazianya pusat permukiman FLDS itu bukan berarti poligami redup. Para pengikut setia mereka terus berupaya menghidupkan poligami dengan cara mereka sendiri. Pada tahun 2000, misalnya, sedikitnya terdapat 6.000 pengikut sekte yang menetap di Colorado City (Arizona) dan Hildale (Utah). Komunitas ini punya peraturan cukup ketat. Pada 2007, pengikut Jeffs mencapai angka 10.000, tersebar di berbagai negara bagian Amerika Serikat.
Para anggota FLDS berkeyakinan, untuk bisa mendapat tiket ke surga, seorang pria harus menikahi sedikitnya tiga perempuan. Bilangan lebih dari tiga tak terhingga. Sedangkan kesempatan bagi perempuan untuk masuk surga tergantung sejauh mana tingkat ketaatannya pada sang suami.
Padahal, poligami adalah perbuatan ilegal di Amerika Serikat. Meski poligami itu ilegal, selama ini polisi tak bisa leluasa bertindak tegas. Ini berdasarkan pengalaman kepolisian Amerika Serikat ketika pada 1993 mengepung komunitas sekte Cabang Davidian di Waco, Texas, yang menyebabkan sekitar 80 orang tewas. Ketika markasnya mulai dikepung aparat, mereka memilih bunuh diri bersama. Polisi pun akhirnya hanya mendapati mayat-mayat yang bergelimpangan.
Pada Mei 2006, Jeffs masuk dalam daftar 10 orang yang paling dicari oleh FBI atas tuduhan memerkosa anak-anak dan mengatur perkawinan anak perempuan di bawah umur dengan orang-orang yang lebih tua. Akhir Agustus 2007, Jeffs tertangkap di Negara Bagian Arizona.
Pada November lalu, pengadilan di Utah menjatuhkan hukuman pada Jeffs dengan dua vonis, yakni lima tahun penjara dan seumur hidup, atas kasus pemerkosaan terhadap gadis 14 tahun yang telah dinikahkan dengan kemenakannya pada 2001. Sedangkan di Arizona, Jeffs dikenai empat dakwaan inses dan hubungan seks dengan gadis di bawah umur. Dalam persidangan di Utah, seorang saksi korban bertutur di depan pengadilan. Perempuan dengan nama samaran Jane Doe IV itu berkisah bahwa ia dipaksa menikah ketika usianya baru 14 tahun dalam suatu upacara yang dipimpin Jeffs di sebuah motel di Nevada, tahun 2001. “Jeffs tetap menikahkan, meskipun saya memprotes keras suami yang disodorkannya,” tutur Jane sembari terisak.
Jeffs, sang pemimpin, sedang dalam proses hukum dan menjalani hukuman. Tapi para pengikutnya yang fanatik terus saja mengamalkan ajaran guru besarnya itu. [gtr/kcm/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikhwanul Muslimin Boikot Pemilu Babak Kedua
Tulisan selanjutnya Amerika Adili Pimpinan “Sekte Poligami”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?