Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WikiLeaks Pakai Alamat Baru .Ch

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Desember 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah nama domain WikiLeaks.Org dimatikakan oleh EveryDNS.net, situs tersebut kini kembali lagi beroperasi dengan nama domain baru dari Swiss, WikiLeaks.Ch.

Jika pengunjung mengakses alamat baru itu maka akan diarahkan ke sebuah laman dengan alamat URL http:///213.251.145.96/ dan tetap bisa mengakses dokumen-dokumen diplomatik AS yang mereka bocorkan ke publik.

Domain WikiLeaks.Org dibunuh pada pukul 03:00 GMT (3/12) oleh EveryDNS.net sebagai domain name system provider situs itu di Amerika, setelah mendapatkan laporan terjadi serangan besar mengarah ke situs tersebut.

“…, WikiLeaks.Org menjadi target serangan distributed denial of service (DDoS) bertutubi-tubi,” kata EveryDNS.net dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip AFP (3/12).

Serangan DDoS klasik biasanya terjadi ketika komputer-komputer yang terinfeksi virus diperintahkan untuk secara terus-menerus mengunjungi sebuah website sehingga memenuhi server dan akhirnya melumpuhkannya secara total.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya Amazon menendang WikiLeaks keluar dari server mereka pada hari Rabu, setelah mendapat tekanan dari para politisi AS. Hal itu mengharuskan WikiLeaks pindah ke sebuah server di Prancis.

“Jika Amazon sangat tidak nyaman dengan Amandemen Pertama, mereka harus keluar dari bisnis penjualan buku,” kata WikiLeaks menanggapi sikap Amazon. Sebagaimana diketahui Amandemen Pertama konstitusi AS menjamin kebebasan berbicara, sebuah alasan yang melatarbelakangi WikiLeaks membocorkan banyak keburukan pemerintah AS.

Pendiri WikiLeaks Julian Assange juga sedang mencari tempat untuk menyelamatkan diri, setelah Interpol mengeluarkan “red notice” pada akhir Nopember kemarin, yang menjadikannya target penangkapan polisi di banyak negara.

Kepada televisi TSR Assange menyatakan mungkin akan mencari suaka ke Swiss, negara di kawasan Pengunungan Alpina yang dikenal kenetralannya.

Wakil Menteri Luar Negeri Ekuador Kintto Lucas sempat dikabarkan menawarkan perlindungan dari negaranya untuk Assange tanpa syarat apapun. Namun, tak lama setelah muncul red notice Interpol pernyataan itu disanggah oleh pemerintah dengan mengatakan bahwa tawaran tesebut datang dari Kintto Lucas pribadi.[di/afp/rtr/wb/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MER-C Sesalkan Pemerintah Bagikan Kondom Gratis
Tulisan selanjutnya Hutan Kebakaran, Celana Israel Melorot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?