Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Konser Penghina Al-Quran di Malaysia Akhirnya Gagal

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 Februari 2011 06:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mohsen Namjoo, penyanyi kontroversial asal Iran, akhirnya gagal menggelar konser di Kuala Lumpur. Menurut rencana sebelumnya, Namjoo akan tampil di Kuala Lumpur pada tanggal 18 Februari 2011 di KLCC Convention Centre. 

Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia Datuk Seri Dr Rais Yatim sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Malaysia, Bernama, Selasa (14/2) menyatakan bahwa konser Mohsen Namjoo yang dijadwalkan akan berlangsung pada hari Jum’at ini, tidak dibenarkan karena konser itu dianggap tidak sesuai dengan ajaran agama, aspek budaya dan sosial multi-ras di negara ini. 

Situs The Malaysian Inside melaporkan Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Jamil Khir Baharom, hari Selasa (14/2) meminta Kementerian Dalam Negeri (KDN) membatalkan permit konser penyanyi Iran, Mohsen Namjoo. Menurutnya, konser Namjoo tidak sesuai dengan kebijakan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) bahwa lagu-lagu penyanyi Namjoo mempunyai unsur-unsur yang menghina al-Quran dan agama Islam.

“Dikhawatirkan jika diteruskan (konsert) itu boleh menimbulkan ketidakharmonisan masyarakat,” kata Datuk Seri Jamil Khir Baharom kepada wartawan selepas menyambut kepulangan kumpulan terakhir pelajar Malaysia dari Jeddah, Arab Saudi di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Jamil Khir mengatakan kebijakan Jakim itu diputuskan setelah adanya laporan polisi yang dibuat anggota Parlemen Kulim-Bandar Baharu Zulkifli Noordin mengenai konser tersebut. Zulkifli dalam laporannya meminta pihak pemerintah menghentikan konser Namjoo di Malaysia. Dikatakannya, “Bagaimana penyanyi itu dibenarkan membuat persembahan di negara ini sedangkan beliau secara terbuka menghina Islam?!”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyusul gagalnya konser Namjoo, budayawan asal Malaysia, Dr Faisal Tehrani yang juga penerima sejumlah penghargaan sastra di tingkat internasional, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Malaysia karena bersikap bijak dan matang dalam mereaksi rencana konser penghina al-Quran asal Iran. Dikatakannya pula, “Seni dan budaya yang suci adalah seni budaya yang tauhidik profetik, bukannya satanik lagi nihil.”

Sebelumnya, Dr Faisal Tehrani kepada wartawan IRNA menyesalkan reaksi media-media lokal yang tidak mereaksi konser ilegal Namjoo di Malaysia.  

Namjoo adalah penyanyi yang pernah menghina al-Quran dalam lagu-lagunya. Pemerintah Iran juga menjatuhkan hukuman padanya, bahkan penyanyi ini menjadi buronan negara ini.

Pada tahun 2009, pengadilan Iran menjatuhkan hukuman penjara lima tahun atas penyanyi ini. Menurut informasi yang ada, Namjoo kini bersembunyi di Vienna, Austria. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Era Mubarak Banyak Ulama Menjadi Korban
Tulisan selanjutnya Pemberitaan Bentrok Cikeusik dan Temanggung Tidak Berimbang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa

Berita
8 Juni 2026 21:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?