Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qadhafi Bersumpah Mati “Syahid” Lawan Demonstran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Februari 2011 05:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin Libya Muammar Qadhafi bersumpah tidak meninggalkan negaranya dan bersedia mati “syahid” sementara demonstrasi anti pemerintah berkecamuk di Libya. Qadhafi berpidato dengan penuh emosi yang disiarkan televisi pemerintah hari Selasa (22/2), dengan mengatakan ia adalah “seorang revolusioner”.

Ia bahkan bersumpah untuk terus melawan para demonstran yang menuntutnya mundur.
Ia juga mendesak rakyat Libya ikut membela negara itu terhadap mereka yang menggerakkan pergolakan itu, orang yang disebutnya sebagai “gerombolan” atau “teroris”.

Pemimpin Libya itu mengatakan ia berbicara dari salah satu rumah yang di bom Amerika dan Inggris tahun 1986.

Qadhafi kini kehilangan dukungan tokoh-tokoh penting dalam pemerintahannya selagi sejumlah pejabat Libya di dalam dan di luar negeri mengundurkan diri atau membelot sebagai tanggapan atas penumpasan mematikan oleh Qadhafi atas demonstrasi di Libya yang menuntut penyingkirannya.

Semua demonstrasi itu mencerminkan tantangan terbesar bagi kekuasaan Qadhafi sejak ia mengambil alih kekuasaan tahun 1969.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para saksi mata di Tripoli mengatakan helikopter dan pesawat tempur menghantam daerah-daerah sipil hari Senin sementara tentara sewaan asal Afrika dan orang-orang bersenjata yang pro Qadhafi melepaskan tembakan membabi buta untuk meneror penduduk.

Televisi pemerintah Libya hari Selasa mengatakan laporan-laporan media asing mengenai pembantaian di negara itu adalah “dusta” yang bertujuan  untuk menghancurkan semangat juang publik.

Para diplomat Libya di beberapa negara mengatakan mereka telah memutuskan hubungan dengan Qadhafi untuk memprotes serangan pasukan Qadhafi terhadap para demonstran.

Duta Besar Libya untuk Amerika Ali Aujali menghimbau agar pemimpin Libya itu supaya mundur. Beberapa duta besar Libya lainnya mengatakan mereka mengundurkan diri termasuk dua duta besar untuk India , Indonesia dan diplomat senior di Tiongkok.
Kedutaan Libya  di Malaysia dan Australia mengatakan mereka tidak lagi mewakili Qadhafi.

Menteri Kehakiman Mustafa Abdul-Jalil mengundurkan diri hari Senin untuk memprotes penumpasan itu, sementara dua pilot pesawat tempur Libya mengalihkan jet mereka ke Malta, mengatakan mereka membelot setelah diperintahkan untuk menyerang para demonstran.

Sementara itu, media Russia Today edisi bahasa Arab pasukan pengaman Presiden Libya, Muammar Qadhafi, yang dikenal Brigade Muhammad al-Migraif, dikabarkan telah membelot dan bergabung dengan barisan demonstran di Tripoli.

Laporan terbarunya, mengkonfirmasikan munculnya friksi dalam tubuh pemerintah di tengah kekacaun Libya. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak Qadhafi meletakkan jabatan dan menyeru segera mengundurkan diri. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Institut Kepemimpinan Muslim AS Berupaya Cetak Generasi Baru Pemimpin Muslim AS
Tulisan selanjutnya Organisasi Islam Belanda juga Kurang Suka Ahmadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah

Berita
12 September 2026 09:43
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang

Terbaru

  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?