Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia: NATO Bisa Terseret Perang Besar

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 27 Maret 2011 11:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–NATO bisa terseret ke dalam sebuah perang berskala penuh di Libya, seperti yang dilancarkan di Iraq dan Afghanistan, demikian kata duta besar Rusia kepada pasukan sekutu, Sabtu (26/3).

NATO telah memegang kendali embargo senjata atas Libya dan pekan lalu setuju untuk memimpin pelaksanaan zona larangan terbang , tapi Washington memegang kontrol pelaksanaan serangan udara untuk melawan Muammar Qadhafi dan pasukan pendukungnya.

Amerika Serikat berharap melepaskan kontrol serangan udara sesegera mungkin dan pada hari Jumat mengatakan bahwa ia ingin NATO mengambil alih kendali itu, meski hal iu masih dibicarakan.

“Sebagaimana yang kami perkirakan, NATO tenggelam dan semakin tenggelam ke dalam perang perang di Afrika Utara,” kata utusan Rusia untuk NATO Dmitri Rogozin kepada kantor berita Interfax.

“Pernyataan-pernyataan yang kami dengar hari ini dari anggota NATO dan sekutu seluruhnya bisa menarik blok ini ke dalam operasi berskala penuh di wilayah Libya, yang mana artinya AS dan sekutu-sekutu terdekatnya bisa tenggelam ke dalam perang ketiga, di samping Iraq dan Afghanistan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rusia mendukung sanksi PBB atas Qadhafi dan pemerintahnya awal bulan ini, namun bersikap abstain di Dewan Keamanan PBB saat pemungutan suara pemberian mandat pelaksana zona larangan terbang kepada pasukan sekutu Barat.

Presiden Rusia telah menyampaikan keprihatinan atas kemungkinan jatuhnya korban tewas dari warga sipil, dan mengatakan kepada Presiden AS Barack Obama lewat telepon bahwa hal seperti itu harus dicegah.

Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin mengambil sikap yang lebih tegas, dia menyamakan resolusi PBB atas Libya dengan seruan Perang Salib di abad pertengahan.*

Keterangan foto: Kelompok komunis Rusia memprotes serangan udara pasukan internasional atas Libya di depan Konsulat AS di kota St. Petersburg, Jumat (25/3). [AP]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Humanis Himbau Warga Inggris Tak Beragama
Tulisan selanjutnya Average High: Bangunnya Orang-orang yang Berselimut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?