Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polandia: Eropa Munafik dan Tidak Konsisten

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 10 April 2011 11:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polandia menolak ikut dalam operasi militer gabungan NATO melawan pemimpin Libya Muammar Qadhafi karena “kemunafikan” Eropa dan inkonsistensinya dalam urusan HAM. Demikian dikatakan Perdana Menteri Donald Tusk, Sabtu (08/4), sebagaimana dikutip Reuters.

Tusk mengatakan, Eropa beresiko menciptakan kesan bahwa mereka turun tangan hanya ketika ada minyak yang dijadikan taruhan.

Kepada koran Gazeta Wyborcza dalam sebuah wawancara, Tusk berkata, “Meskipun benar ada keperluan untuk melindungi warga sipil dari kebrutalan sebuah rezim, bukankah kasus Libya menjadi contoh dari kemunafikan Eropa, dilihat dari cara Eropa bersikap atas Qadhafi dalam beberapa tahun atau bahkan beberapa bulan terakhir?”

“Itulah alasan kami menahan diri … Jika kita ingin membela rakyat melawan diktator, pembalasan, penyiksaan dan penjara, maka prinsipnya harus universal, dan bukan terlibat hanya jika keadaannya mengenakkan, menguntungkan atau aman,” tegas Tusk.

Ditambahkannya, seperti halnya Libya, pemerintah Suriah, Yaman dan Bahrain juga berusaha meredam aksi pro-demokrasi dengan kekuatan senjata, tapi tidak ada perbincangan soal intervensi Barat untuk melindungi rakyat sipil di sana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, perlu diketahui bahwa Polandia, yang mendapat giliran memimpin Uni Eropa selama 6 bulan mulai Juli mendatang, juga ikut mengirimkan pasukannya ke Iraq. Sementara di Afghanistan negara itu masih menempatkan sekitar 2.600 pasukannya.  *

Keterangan foto: Donald Tusk bersama Benjamin Netanyahu saat menghadiri rapat kabinet Israel, 24/02/2011. [upi]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Nepal Belajar Sopan Lewat Aktor
Tulisan selanjutnya Salafi Iskandariyah Siap Dukung Al Ikhwan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?