Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politikus Pembenci Islam itu Dukung RMS

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 26 April 2011 09:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari Senin ini, para pendukung Republik Maluku Selatan (RMS), merayakan proklamasi kemerdekaan tanggal 25 April 1950. Perayaan berlangsung di sebuah gedung  pertemuan di kota Apeldoorn.

Sehubungan dengan perayaan tersebut, Geert Wilders, pemimpin partai sayap kapan Belanda, PVV, menyatakan dukungannya pada gerakan separatis  RMS.

Melalui jejaring Twitter ia menyatakan: “Hari ini berlangsung peringatan perjuangan kemerdekaan Maluku. Dan sekarang sudah saatnya, mereka merdeka, bebas dari Indonesia yang islami.”

Pendukung gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) di Belanda hanyalah kelompok kecil dan tidak memiliki akses yang luas, sehingga sulit untuk mendukung secara finansial perjuangan RMS di Maluku.

Hilde Janssen, seorang wartawati dari sebuah koran yang terbit di Belanda, pernah mengungkapkan, dukungan kelompok kecil itu, terutama datang dari eks-warga Maluku yang melarikan diri dan menetap di Belanda.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya tokoh ultrakanan itu dikabarkan kembali akan membuat sensasi. Ia akan mengeluarkan buku tentang Islam, pada paruh kedua tahun ini, demikian dikutip Radio Nederland.

Bukunya nanti akan berisi pandangan sejarah terhadap Islam serta pendapat Wilders sendiri. Buku ini menekankan bahwa Islam bukan agama, melainkan ideologi, kata Wilders.

Dalam wawancara dengan sebuah situs Belanda, NU.nl, Wilders juga membahas situasi di Timur Tengah. Menurut Wilders tidak akan ada demokrasi di negara-negara seperti Mesir, Tunisia dan Libya jika masyarakat tidak meninggalkan Islam.

Politikus sayap kanan Belanda ini mendadak ternama setelah mengatakan “Al-Quran adalah kitab fasis”.  Ia pernah mengatakan, al-Quran sebagai penyebab dari masalah-masalah seperti terorisme, pembunuhan, ekstrimisme, dan radikalisme.

Ia juga menjadi perhatian dunia setelah membuat film berjudul “Fitna” yang banyak berisi menyudutkan Islam.

Barat dan Eropa sering mengkampanyekan kekerasan agama. Namun di saat yang sama, mereka membiarkan perilaku melecehkan agama orang lain dan hanya akan membangkitkan kekerasan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NATO Terlibat Penghancurkan Rumah Qadhafi di Tripoli
Tulisan selanjutnya Bahrain Persona Non Grata Diplomat Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?