Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rasisme Meningkat di Eropa

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 12 Mei 2011 20:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam pidato pembukaan sebuah pertemuan tingkat menteri Dewan Eropa hari Rabu (11/5) di Istanbul, Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu memperingatkan tentang meningkatnya ekstrimisme dan diskriminasi di Eropa.

“Hari ini, semua orang setuju bahwa xenofobia dan kelompok populis sudah berakar. Ekstrimis dan diskriminasi merupakan ancaman besar bagi masyarakat kita,” kata Davutoglu dalam pertemuan tingkat menteri ke-121 Dewan Eropa di Istana Ciragan, Istanbul. Davutoglu mengutip hasil laporan dari sebuah lembaga di bawah Dewan Eropa yang menyimpulkan bahwa Muslim di Eropa dimusuhi.

Dalam laporannya, Group of Eminent Persons yang dipimpin mantan menteri luar negeri Jerman Joscha Fischer, mengatakan bahwa Islam dipandang sebagai ancaman oleh kebanyakan orang Eropa, yang yakin Islam tidak cocok dengan cara hidup Eropa dan terlebih lagi Islam menyebar secara pesat di benua itu.

Menurut Davutoglu, laporan Group of Eminent Persons yang dirilis hari Selasa (10/5) itu menyentuh isu yang sangat penting dan sensitif. Mempertahankan identitas seseorang tidak perlu mengorbankan integrasi masyarakat, karena setiap individu bisa saja memiliki identitas budaya yang beragam, katanya.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan awal bulan ini, beberapa anggota Group of Eminent Persons mengatakan, kaum imigran seharusnya tidak diminta untuk menanggalkan agama, budaya atau identitas mereka di tempat yang baru, dan kebebasan berekspresi tidak boleh dilumpuhkan. Pernyataan-pernyataan umum yang cenderung berprasangka terutama terhadap kelompok minoritas, tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka juga mengatakan, Dewan Eropa dan Uni Eropa harus bekerjasama dalam merumuskan kebijakan imigrasi untuk seluruh Eropa.

“Kita membutuhkan Eropa yang percaya diri untuk merengkuh keberagaman dan menerima aneka identitas. Jika seseorang bisa menjadi seorang Afrika, atau Italia atau Amerika,  kenapa tidak seorang ‘Eropa gabungan’, misal seorang Turki-Jerman, seorang wanita Afrika Utara-Prancis atau seorang Asia-Inggris?” tulis Group of Eminent Persons.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Cemaskan Peringatan Hari Nakbah
Tulisan selanjutnya DDII Sampaikan Program Penyebaran Dai pada Presiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Berita
21 Juli 2026 18:32
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?