Hidayatullah.com–Federasi Pemuda dan Mahasiswa Hijau (ViNO) ingin memperkenalkan poligami sebagai pilihan dalam perkawinan di Finlandia. Demikian lansir lembaga penyiaran publik Finlandia YLE (19/7) dari koran Iltalehti.
Menurut ViNO, hukum perkawinan di Finlandia melakukan diskriminasi terhadap orang-orang yang ingin memiliki pasangan lebih dari satu.
Menurut ketentuan prinsip negara federasi, hukum perkawinan tidak boleh mendikte jenis kelamin dan jumlah pasangan seseorang.
Ketua ViNO Inka Venetvaara mengatakan kepada Iltalehti bahwa perlu diadakannya diskusi untuk membahas topik ini, dan bahwa seharusnya peraturan hukum tidak boleh melarang pilihan hidup orang.
Venetvaara mengakui bahwa poligami sangat jauh dari pemikiran orang-orang Finlandia sekarang tentang perkawinan. Tapi ia mengingatkan bahwa persepsi selalu bisa berubah.
Sekretaris partai Liga Hijau, Panu Laturi, mengatakan bahwa dalam masalah ini partai tidak mendukung pandangan para pemuda yang tergabung dalam organisasi sayap partainya itu.*