Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Iraq Menolak Seruan Bentuk Pemerintahan Persatuan Nasional

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juni 2014 15:33 3:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juni 2014 15:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Iraq Nouri Al-Maliki mengatakan tidak akan tunduk dengan tekanan internasional yang mendesaknya membentuk sebuah pemerintahan persatuan nasional guna meredam pemberontakan Muslim (Sunni) di utara, dan menyebut ide pembentukan pemerintahan itu sebagai “kudeta”terhadap konstitusi.

Dilansir Aljazeera, pernyataan itu dikemukakan Maliki pada hari Rabu (25/6/2014) atau sehari setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry meninggalkan Iraq, setelah mendesak pemerintah Baghdad membuat kesepakatan dengan para pemimpin Kursi, Muslim dan Syiah.

Dalam pidato mingguan yang disiarkan televisi itu Maliki mengatakan, “Seruan untuk membentuk sebuah pemerintahan darurat nasioanl merupakan kudeta terhadap konstitusi dan proses politik.”

Saat berkunjung ke Doha dalam kunjungannya ke negara-negara Teluk Arab, Menteri Pertahanan Inggris Philip Hammond berkata kepada Aljazeera, “Apa yang kita perlukan adalah melihat para pemmpin dari seluruh komunitas berbicara demi masa depan Iraq bersatu.”

Hammond juga mengatakan bahwa apa yang ingin dilihat oleh komunitas Muslim dan Kurdi Iraq adalah perubahan sikap rezim Baghdad agar menjadi pemerintah yang menaungi seluruh Iraq.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana diketahui pemerintahan Iraq saat ini dikuasai oleh para politisi Syiah, yang naik ke permukaan dengan dukungan Amerika Serikat menyusul digulingkannya pemerintahan dan dibunuhnya Saddam Hussein.

Pemimpin Kurdi bahkan beberapa tahun lalu pernah sengaja berkunjung ke Washington untuk mengadukan Nouri Al-Maliki –seorang politisi Syiah– kepada Presiden AS Barack Obama, karena dinilai menjalankan kebijakan otoriter dan sektarian sejak berkuasa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ponsel Menjadi Wahana Penampung Bakteri Pemiliknya
Tulisan selanjutnya Pesantren Didorong Manfaatkan Layanan Open Source

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?