Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eksekusi Massal Kuwait Gantung 7 Narapidana, Termasuk Anggota Keluarga Kerajaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Januari 2017 22:13 10:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Januari 2017 22:12
Bagikan
Eksekusi mati di Kuwait April 2013.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kuwait menggantung tujuh narapidana, termasuk seorang anggota keluarga kerajaan dan seorang wanita terpidana pembunuhan lebih dari 40 orang, dalam eksekusi massal yang digelar hari Rabu (25/1/2017).

Mereka yang dieksekusi termasuk satu orang Bangladesh, satu Filipina, satu Ethiopia, dua Kuwait dan dua orang Mesir, menurut pernyataan yang dipublikasikan kantor berita resmi Kuwait, KUNA, seperti dilansir Associated Press.

Anggota keluarga kerajaan yang dieksekusi adalah Faisal Abdullah Al-Jaber Al-Sabah. Dia dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata api ilegal.

Orang Kuwait kedua yang dieksekusi adalah Nasra Al-Enezi. Wanita itu terpidana kasus pembunuhan berencana yang divonis hukuman mati pada 2010.Dia dituduh membakar tenda pesta pernikahan suaminya yang menikahi istri kedua pada 2009. Kebakaran itu mengakibatkan 40 orang tewas, termasuk anak-anak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Filipina, juru bicara Departemen Luar Negeri Charles Jose mengidentifikasi bahwa warganegara Filipina yang dieksekusi mati itu bernama Jakatia Pawa, terpidana pembunuhan anak perempuan majikannya.

Saudara lelaki dari wanita Filipina tersebut, Letkol (AU) Gary Pawa, mengatakan saudaranya itu menelepon Rabu dini hari, menangis ketika memberitahukan jadwal eksekusinya. Dia meminta agar dirinya merawat kedua anaknya.

Ernesto Abella, seorang juru bicara Presiden Filipina Rodrigue Duterte, mengatakan dalam pernyataannya bahwa pihak berwenang mengerahkan “seluruh kemampuan untuk menyelamatkan nyawa wanita itu, termasuk lewat jalur diplomatik dan mengajukan keringanan hukuman.”

“Namun, eksekusi berdasarkan hukum di Kuwait tidak dapat dibatalakan,” kata Abelle. “Kami berdoa untuknya dan keluarga yang ditinggalkannya.”

Sebelum eksekusi massal ini, eksekusi terakhir di Kuwait dilakukan pada 2013, ketika seorang warga Pakistan, Saudi dan ‘Bidun’ (istilah di Kuwait untuk orang yang tidak memiliki kewarganegaraan) digantung.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama dan Kebangkitan Umat
Tulisan selanjutnya Waspadai Isu Penyerangan, Markas FPI Ramai-ramai Dijaga Warga Samarinda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?