Hidayatullah.com–Surat kabar Strategy Page menyebutkan bahwa Iran sedang mencoba untuk memicu perang antara Hamas Palestina dan Israel. Ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad agar bisa memanfaatkan situasi perang itu demi mempertahankan otoritasnya menghadapi pemberontakan rakyat.
Surat kabar tersebut mengatakan bahwa Iran telah mencoba untuk menciptakan komunikasi dengan Hamas. Iran juga telah membentuk kelompok-kelompok militan kecil yang loyal kepadanya di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Strategy Page juga menambahkan bahwa Iran telah bersedia untuk melakukan apa saja untuk meringankan tekanan terhadap rezim Suriah.
Iran akan menggunakan kelompok-kelompok yang loyal kepadanya itu untuk mengintensifkan serangan roket kepada Israel, yang dengan demikian diharapkan akan memicu pecahnya perang antara Hamas dan Israel. Meski nanti konflik yang terjadi antara Hamas dan Israel itu pendek, namun ini sudah cukup membantu mengurangi tekanan internasional terhadap rezim Suriah.
Iran memang memiliki kepentingan besar terhadap rezim al-Assad di Suriah.*