Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Islam Pilihan 2 Wanita AS Pencari Kebenaran

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 10 September 2011 05:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sarah Prucha dan Christy Thephachanh sedang menjalani pencarian kebenaran dalam kehidupan spiritualnya, saat di lingkungan mereka terdapat orang-orang Muslim.

Ketika itu Prucha berusia 25 tahun dan bekerja di sebuah bank di pusat kota Houston. Ia mengamati ada rekan kerjanya yang selalu berhenti sejenak beberapa kali dalam sehari untuk shalat. Dia juga memperhatikan kebiasaan mereka mengucapkan bismillah sebelum makan dan alhamdulillah ketika bersin.

Sementara itu, Thephachanh pertama kali berteman dengan Muslim saat ia masih kuliah. Beberapa tahun kemudian, saat dirinya memutuskan untuk menjadi lebih relijius dalam hidupnya, dia pun mempelajari agama lebih banyak.

Orangtua Thephachanh adalah imigran asal Laos. Mereka penganut ajaran Budha. Tapi, perlahan seiring dengan waktu mereka mengikuti komunitas Kristen Corpus Christi. Penyebabnya tidak lain karena di tempat tinggalnya tidak ada komunitas penganut Budha.

Tahun lalu, kedua wanita itu mengucapkan dua kalimat syahadat. Mereka mengikuti jejak warga Amerika Serikat lain, yang setiap tahunnya pasti ada ribuan orang yang bersyahadat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baik Prucha maupun Thephachanh mengatakan, kepindahan mereka ke dalam Islam lebih merupakan keputusan relijius, bukan politik. Menjadi mualaf, bagi mereka adalah pencapaian dalam pencarian spiritual.

Bagi warga Amerika, baik yang dilahirkan di negara itu atau di belahan bumi lain, pindah agama menjadi penganut Islam pada saat ketegangan politik meningkat bukanlah sebuah keputusan yang mudah. Di luar masjid tidak ada penanda lain selain hijab atau kerudung, sebagai identitas Muslim.

Namun, hal yang paling mereka khawatirkan adalah bagaimana komunitas agama mereka dipandang oleh orang lain. Kekhawatiran yang juga dirasakan oleh banyak Muslim Amerika lainnya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Serukan Petaninya Hukum Israel
Tulisan selanjutnya Israel: Keputusan Turki Keras dan Berbahaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria

Berita
23 Agustus 2026 10:27
UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional

Terbaru

  • Iran Eksekusi Pria yang Didakwa Membantu Amerika dan Israel Semasa Protes Anti Rezim
  • MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi
  • Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT
  • Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria
  • Bus Aparat Keamanan Suriah Meledak Dekat Damaskus
  • Iran Desak Qatar Pindahkan Pilotnya ke Rumah Sakit di Darat
  • Cuaca Panas, Singapura Pangkas Khutbah Jumat
  • Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz
  • Kuwait dan Amerika Sepakat Memperdalam Kerja Sama dan Integrasi Militer
  • Pendiri Raksasa Properti China Evergrande Dibui Seumur Hidup

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?