Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Tarik 80.000 Buku Sekolah Bergambar Mubarak

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 29 September 2011 14:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebanyak 80.000 eksemlpar buku pelajaran sejaran dan kewarganegaraan ditarik peredarannya oleh Menteri Pendidikan Mesir Ahmad Jamaluddin Musa, karena berisi gambar Husni Mubarak.

Para guru dan orangtua mengeluhkan buku pelajaran itu, yang dinilai berisi sejarah yang keliru. Mereka tidak ingin anak-anaknya mendapatkan pelajaran yang keliru.

Menurut sumber dari kementerian, buku-buku tersebut dicetak pada musim panas 2010, sebelum revolusi 25 Januari.

Sumber itu lebih jauh menjelaskan, masih ada 30 juta eksemplar lagi yang masih beredar, tapi tidak ditarik demi menghemat biaya cetak ulang sebesar USD 20 juta.

“Membiarkan pelajaran sejarah yang tidak akurat dalam silabus dapat menghambat pendidikan selama beberapa generasi,” kata Mustafa Nasr (27/9), bekas mahasiswa Universitas Kairo dan seorang aktivis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Menggunakan buku-buku lama dengan alasan tidak ada yang secara efektif mengubah kurikulum sekolah, adalah tidak mendidik,” imbuhnya.

“Jika ada yang pantas dibiayai sekarang ini di di negara ini, itu adalah memperbaharui buku-buku sekolah,” katanya.

Pakar sejarah Aim Desouqi telah mulai mengubah silabus sejarah untuk sekolah dasar dan menengah. Ia menghimbau agar sekolah tidak dulu mengajarkan apapun terkait gejolak politik yang sedang terjadi, kecuali masa itu telah berakhir.  Desouqi yakin hal itu perlu dilakukan, untuk menghindari bias politik masuk kedalam bahan ajar.

Secara resmi menteri pendidikan meminta agar percetakan mencetak 153 juta buku untuk tahun ajaran baru dan menggunakan 30 juta eksemplar cetakan sebelumnya, setelah para penasehat mengatakan bahwa isi keduanya sesuai.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rezeki Bagi Negeri Di Atas Api
Tulisan selanjutnya Kuwalat, Arena Pameran Seks Terbesar Terbakar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?