Hidayatullah.com–Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton hari Sabtu (12/11/2011) meresmikan kantor perwakilan Uni Eropa yang baru di ibukota Libya, Tripoli, dan menyerukan kerjasama yang lebih erat di antara kedua pihak di masa depan.
“Senang rasanya bisa berada di Libya untuk membuka kantor pusat delegasi Uni Eropa yang baru,” kata Ashton, dikutip Xinhua.
Berbicara usai pertemuan dengan Ketua Dewan Transisi Nasional Mustafa Abdul Jalil, wanita itu menyatakan bahwa peresmian kantor tersebut menunjukkan komitmen Uni Eropa terhadap rakyat Libya.
“Saya mengucapkan selamat atas kemajuan yang telah Anda capai,” kata Ashton, seraya menjanjikan bantuan lebih banyak, terkait pelaksanaan pemilihan umum dan rekonstruksi pascapenggulingan rezim Muammar Qadhafi.
Sebelumnya pada 22 Mei lalu, Ashton membuka sebuah kantor Uni Eropa di Benghazi, kota kedua terbesar di Libya di mana aksi pemberontakan pertama kali dimulai. Setelah Tripoli jatuh ke tangan pasukan pemberontak, Ashton mengeirimkan delegasi ke ibukota pada 31 Agustus, guna mempersiapkan pembukaan kantor Uni Eropa di sana.
Berdasarkan data statistik UE, organisasi pan-Eropa tersebut telah mengucurkan lebih dari 155 juta euro (sekitar USD220 juta) dalam bentuk banuan kemanusiaan dan jenis bantuan lain, saat Libya mulai pengalami perang saudara pada pertengahan Februari lalu.*