Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kedutaan AS untuk Iran Bisa Diblokir,Tak Perlu Diduduki

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 9 Desember 2011 01:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih 30 tahun setelah putusnya hubungan diplomatik dengan Iran, Amerika Serikat meluncurkan situs di internet yang disebut Perwakilan Virtual AS untuk Iran. Situs itu kontan diblokir oleh Iran. Reaksi pun bertubi-tubi, lansir Deutsche Welle (08/12/2011).
 
Tepat pukul 17:15 hari Selasa (07/12/2011) Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mempublikasikan sebuah pesan pada laman Facebook-nya yang  berbahasa Farsi. “Janji telah dipenuhi! Tunggu kabar berikut.“

Kisahnya berawal dua bulan lalu ketika dalam sebuah wawancara Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton  menyatakan, akan menyampaikan pesan virtual pada rakyat Iran.

Pesan di laman Facebook itu berkaitan langsung dengan janji Clinton.  Amerika tidak memiliki perwakilan diplomatik tetap di Iran, sejak sejumlah warga AS disandera sekitar tahun 1979 dan kedutaannya di Teheran diserbu.

“Kini, 30 tahun berselang, kemajuan teknologi komunikasi berpeluang meningkatkan saling pengertian”, begitu ungkap Clinton dalam sebuah pesan video di internet. Diharapkan, apa yang  ia sebut sebagai “Virtual Embassy” atau  “Perwakilan Virtual” akan memungkinkan warga Iran dan Amerika untuk berkomunikasi satu sama lain “secara terbuka, tanpa rasa takut“.

“Bisa diblokir, tak perlu diduduki“

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Situs Facebook berbahasa Inggris dan Farsi itu memberikan informasi kepada rakyat Iran. Dalam beberapa jam setelah peluncurannya,  ribuan pengguna internet menandainya dengan jempol ke atas.  Berita tentang “Perwakilan Virtual” itu segera tersebar. Komentar tentangnya berbeda-beda. Farshad dari Teheran menuliskan, “Bagus! Perwakilan ini tidak perlu diduduki, tinggal diblokir“

Nyatanya upaya untuk membuka arus komunikasi itu tak bertahan lama. Situs internet itu dengan cepat diblokir oleh Iran. Hal ini tak mengherankan. Di pihak lain, pengguna internet di Iran memiliki banyak jalan untuk mengelak sensor.

Khawatir serangan cyber pemerintah

Sima, seorang pengguna Facebook dari Iran bertanya, “seberapa jauh “Perwakilan Virtual” ini bisa dipercaya?” Banyak orang di Iran mengkhawatirkan serangan cyber dari pemerintahnya. Mereka takut dimata-matai dan didata identitasnya. Berkomunikasi dengan pemerintah AS di laman internet bisa membahayakan mereka.

Bersamaan dengan peluncuran situs Facebook itu, jurubicara Kementerian Luar Negeri AS, Alan Eyre tampil dalam sebuah video di internet. Ia meminta masukan dan kritik dari para penggunanya.

Dalam wawancara dengan Deutsche Welle, ia gambarkan situs itu sebagai  kesempatan bagi rakyat Iran untuk berkomunikasi, meningkatkan transparensi dan menjalin pengertian antara pemerintah AS dan rakyat Iran. Tambahnya, tugas-tugas klasik sebuah perwakilan diplomatik tidak dilakukan.

Terancam Gagal

Portal baru itu, antara lain menjelaskan politik yang dijalankan pemerintah AS. Selain itu memberikan informasi mengenai persyaratan visa untuk berkunjung ke Amerika Serikat dan memungkinkan pertukaran pendapat melalui jaringan sosial.

Di pihak lain, untuk mengurus izin kunjungan, penduduk Iran masih harus melakukannya di Kedutaan Amerika Serikat yang berada di negara tetangga. Dalam hal ini tidak akan ada banyak perubahan.

Tanggapan sinis datang dari seorang pegiat facebook bernama Samira, “Oh sebuah Perwakilan Virtual di alam maya! Apa yang bisa kami lakukan dengan kebahagian besar yang dilimpahkan ini?”

Namun bagi pemerintah Iran, tampaknya sekedar bertukar pendapat saja sudah  berbahaya.

Amerika Serikat kontan dituding campur tangan dalam urusan dalam negeri. Beberapa anggota parlemen Iran pun mengecam situs itu sebagai upaya spionase.

Juru bicara parlemen Ali Larijani melihat adanya komplotan “lobby Yahudi” di balik peluncuran situs itu. Ia pun menegaskan, rencana itu akan gagal.

Alireza, seorang pegiat Facebook lainnya mengomentari perkembangan ini secara sarkastis. “Para siswa revolusi tercinta, berikanlah jawaban segera atas penghinaan ini! Serang komputer Anda! Pertama hancurkan monitornya, kemudian lemparkan dari jendela!” tulisnya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suriah Tutup Perbatasan dengan Turki
Tulisan selanjutnya Silaknas ICMI Diharapkan Hasilkan Piagam Kendari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?