Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sumpah Warga Negara Kanada Wajib Setor Wajah

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 19 Desember 2011 05:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Imigrasi Kanada hari Senin lalu mengumumkan bahwa orang baru Kanada harus melepas penutup wajah, seperti cadar, saat melakukan sumpah sebagai warga negara.

Menteri Jason Kenney mengatakan, banyak anggota parlemen dan hakim, yang mengeluh sulit mengetahui apakah warga negara baru itu benar-benar mengucapkan sumpah, sebab wajahnya tertutup.

“Mereka mengatakan kepada saya bulan lau bahwa itu merupakan masalah yang kerap terjadi. Setiap pekan, di setiap wilayah negara ini, kami menghadapi situasi di mana pemohon datang dengan mengenakan cadar,” kata Kenney.

“Sejujurnya, saya melihat aneh jika peraturan membolehkan orang untuk diambil sumpahnya dengan mengenakan cadar,” imbuh Kenney, dikutip Guardian (12/12/2011).

Kenney mengatakan sumpah kewarganegaraan harus dilakukan secara bebas, terbuka dan dalam kondisi yang setara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurutnya, keputusan itu hanya sekedar masalah praktis. “Hal ini menyangkut pinsip mendalam dalam hati kita mengenai identitas dan nilai-nilai kita, yaitu keterbukaan dan persamaan,” tambah Kenney.

Ia menegaskan bahwa undang-undang Kanada mempunyai kedudukan lebih tinggi dibandingkan doktrin agama.

“Saya berpendapat undang-undang Kanada harus lebih diutamakan,” katanya, dikutip BBC.

Selain itu, kata Kenney, pemerintah juga memberlakukan syarat-syarat tambahan terkait kemampuan bahasa bagi pendatang baru.

Jumlah warga Kanada yang beragama Islam diperkirakan mencapai 940.000 jiwa atau sekitar 2,8% dari total penduduk.

Pengumuman peraturan baru itu dilakukan di Quebec, provinsi Kanada yang menggunakan bahasa Prancis, di mana tahun lalu memberlakukan larangan cadar bagi orang yang meminta layanan publik di provinsi tersebut.

Provinsi Quebec juga sedang menggodok RUU yang akan melarang orang mengenakan penutup wajah di gedung lembaga-lembaga yang didanai pemerintah.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu Jam di Perbatasan Entikong
Tulisan selanjutnya Tahap Kedua Partai Islam Mesir Menang Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?