Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sri Lanka Usir 161 Ulama Jamaah Tabligh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Januari 2012 11:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Sri Lanka dilaporkan telah memerintahkan 161 ulama asing untuk meninggalkan negara itu karena melanggar aturan visa yang telah mereka berikan.

Seorang pejabat imigrasi senior Sri Lanka mengatakan para ulama itu tidak mempunyai izin untuk melakukan khotbah di sejumlah masjid karena mereka datang dengan visa turis.

Dia juga mengatakan sejumlah warga muslim lokal telah menyampaikan keluhannya tentang para ulama asing ini, menurut warga setempat para ulama itu dalam khotbahnya dinilai tidak mengajarkan Islam yang moderat. Tak jelas, apa yang dimaksud moderat.

Pihak imigrasi Sri Lanka mengatakan para ulama yang berasal dari Banglades, India, Pakistan, Maladewa dan sejumlah negara Arab ini harus meninggalkan negara tersebut paling lambat tanggal 31 Januari mendatang.

“Mereka melanggar aturan imigrasi. Seorang yang datang dengan visa turis seharusnya berlibur atau mengunjungi teman dan keluarga, bukan melakukan khotbah tentang Islam,” kata Kepala Imigrasi Sri Lanka, Chulananda Perera kepada kantor berita AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perera mengatakan para ulama ini tergabung dalam kelompok bernama Jamaah Tablighi (JT) – sebuah kelompok gerakan Islam internasional yang cukup populer di Sri Lanka dan kawasan sekitarnya.

Tuduhan lelucon

Seorang sumber dari kelompok Muslim di negara itu kepada BBC mengatakan Jamaah Tabligh mengirim sejumlah ulama ke sejumlah masjid untuk mengajak umat Islam di negara itu agar lebih banyak mencurahkan waktu untuk agamanya dan bertindak lebih saleh.

Sumber itu mengatakan tuduhan bahwa mereka adalah bagian kelompok militan patut ditertawakan.

Anggota pemerintahan Sri Lanka yang berasal dari kelompok Muslim menyatakan keprihatinannya atas pengusiran itu dan mereka berencana untuk bertemu dengan pejabat lain hari Senin ( 23/01/2012) untuk menunda kepergian para ulama tersebut.

BBC mengatakan berita tentang pengusiran sejumlah ulama asing ini memicu kekhawatiran komunitas Muslim di negara itu.

Jumlah Komunitas Muslim di Sri Lanka sendiri adalah terbesar ketiga setelah Sinhala dan Tamil.

Pemerintah Sri Lanka menempatkan kelompok Muslim yang populasinya mencapai 9 persen dari populasi negara itu sebagai kelompok etnis tersendiri.

Haviland mengatakan dalam sejarah pertikaian perang saudara di Sri Lanka, masyarakat sering terjebak untuk ikut berpihak terhadap salah satu komunitas.*

Keterangan: Sebuah sekolah Islam di Sri Lanka

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembunuhan Karakter yang Sangat Kejam
Tulisan selanjutnya Pelajaran Dari Bangsa Burung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?