Hidayatullah.com–Tekanan dari dalam dan luar terhadap Saudi untuk mengirimkan atlet wanita dalam Olimpiade 2912 semakin kuat hingga akhirnya Saudi mulai membahas permasalahan olah raga wanita dan muncul ide untuk memasukkan pelajaran olah raga dalam kurikulum sekolah kaum perempuan, demikian lansir Al Arabiya (22/3/2012).
Setelah Ketua Umum Urusan Kepemudaan Amir Nayif bin Faishal menegaskan bahwa wanita Saudi akan mengikuti Olimpiade 2012 yang disesuaikan dengan kriteria syari’ah, pembahasan mengenai materi oleh raga untuk pelajar wanita mulai dibicarakan.
Dr. Abdullah Al Askar selaku anggota Majelsi Syura Saudi menyampaikan, “Ada intruksi dari penyelenggara negara yang mewakili Kementerian Pendidikan dan Pengajaran untuk memasukkan materi pendidikan olah raga sebagai kurikulum dalam sekolah-sekolah perempuan.”
Al Askar juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihak Majelis Syura akan berbicara dengan ketua umum Urusan Kepemudaan untuk membahas masalah olah raga wanita di Saudi.
Sebagaimana diketahui, Saudi sebelumnya tidak pernah mengirim atlet wanitnya dalam Olimpiade hingga negara-negara Barat melakukan tekanan agar Saudi mengirimkan atlet wanitanya.