Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Setuju Jual Ratusan Tank Bekas ke Indonesia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2013 20:09 8:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2013 20:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jerman sudah menyetujui penjualan 164 kendaraan perang bekas ke Indonesia, kata pemerintah Berlin hari Rabu (8/5/2013), setelah sebelumnya pemerintah Belanda menolak penjualan serupa karena adanya penentangan dari kemompok-kelompok HAM.

Mengutip jurubicara Kementerian Ekonomi Jerman AFP melaporkan, pemerintah Kanselir Angela Merkel telah memberikan lampu hijau kepada Rheinmetall AG pembuat peralatan militer di Duesseldorf untuk menjual tank-tank bekasnya ke Indonesia.

Menurut jurubicara itu, total harga yang harus dibayar pemerintah Jakarta untuk lebih dari 100 tank tempur Leopard 2 bekas pakai itu sekitar 3,3 juta euro (US$4,3 juta).

Biasanya, laporan mengenai penjualan peralatan tempur disimpan rapat sampai dirilisnya laporan tahunan mengenai ekspor peralatan militer Jerman, tulis AFP.

Namun, pemerintah terpaksa mengumumkan tentang kesepakatan penjualan tank-tank tempur itu setelah didesak oleh anggota parlemen dari Partai Hijau, Katja Keul, yang mempublikasikan jawaban pemerintah di laman situsnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peralatan tempur yang dijual termasuk 104 tank Leopard 2 dan kendaran tempur infanteri Marder 1A2s sebanyak 50 unit, berikut amunisinya. Di antara 10 tank lain merupakan kendaraan lapis baja yang bisa dipergunakan di wilayah pegunungan, serta tank yang berfungsi sebagai jembatan darurat dan pengeruk tanah.

Permintaan pembelian tank-tank bekas dari Jerman diajukan pada tahun 2012 saat Merkel berkunjung ke Jakarta, dengan janji kendaraan tempur itu tidak dipergunakan untuk menembaki rakyat Indonesia sendiri.

Steffen Seibert jurubicara Merkel hari Rabu membela keputusan pemerintah Berlin itu, dengan mengatakan bahwa Indonesia adalah sebuah “negara partner penting” yang sebelumnya pernah menerima barang-barang peralatan pertahanan dari Jerman.

Lebih lanjut Seibert mengatakan, sejak tahun 1998 Indonesia mengalami perubahan politik yang mendalam menuju demokrasi dan reformasi yang dilakukan pemerintah Indonesia masih terus berjalan. Seibert juga mengingatkan tentang pujian Merkel kepada Indonesia saat berkunjung ke Jakarta, di mana kanselir Jerman itu menyebut negara kepulauan Indonesia sebagai “role model” dari masyarakat yang terdiri dari beragam agama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Menteri Prancis Memboikot Dialog dengan Tariq Ramadan
Tulisan selanjutnya Banyak Pelajar Putri Rwanda Korban Kejahatan Seksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?