Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paranoid, Prancis Tangkapi Tokoh Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 April 2012 11:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat Prancis mengatakan mereka telah mendeportasi dua tokoh Islam dan akan segera mengusir tiga orang lainnya dengan alasan mereka radikal.

Langkah itu adalah reaksi atas serangan yang dilakukan Mohamed Merah, pelaku penembakan di kota Toulouse bulan lalu yang menyebabkan tujuh orang telah tewas dalam insiden tersebut.

Menteri dalam negeri mengatakan dua orang lelaki telah dipulangkan ke negara asal mereka yaitu Aljazair dan Mali.

Jumat pekan lalu, kementrian juga menangkap 19 orang yang diduga sebagai militan dalam sebuah razia.

Badan Intelijen Domestik (DCRI) juga menyita sejumlah senjata dalam operasi penggerebekan di Toulouse dan beberapa kota lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Dalam Negeri Claude Geant mengatakan kedua orang yang dideportasi Senin (02/04/2012) kemarin adalah seorang imam berkebangsaan Mali yang sering menyampaikan ceramah anti Semit dan menyarankan kaum wanita muslim mengenakan cadar, yang ilegal di Prancis, serta Ali Belhadad seorang warga negara Aljazair yang pernah dipenjara karena terlibat dalam sebuah serangan di Marrakes pada 1994.

Dua orang imam dari Arab Saudi dan Turki serta seorang militan Tunisia juga akan segera dideportasi.

“Kami tidak menerima ekstremisme Islam. Ini bukanlah kebijakan baru.. tetapi setelah apa yang terjadi di Toulouse dan Montauban kami harus lebih waspada dari sebelumnya,” kata Geant pada televisi Prancis BFM TV.

Presiden Nicolas Sarkozy mengatakan ia mengirim pesan yang sangat jelas.

“Siapa saja yang melontarkan pernyataan-pernyataan yang bertentangan dengan nilai-nilai Republik akan segera dikeluarkan dari wilayah Republik Prancis, tanpa kecuali, tanpa keringanan apa pun,” kata Sarkozy dikutip BBC.

BBC mengatakan pemerintah dan DCRI dikritik karena lalai mencegah Merah, sehingga mereka kini meningkatkan upaya untuk menangani orang-orang yang diduga sebagai militan.

Kakak lelaki Merah, Abdelkader, telah dikenakan tuduhan menyembunyikan teroris dan polisi masih mengejar lelaki ketiga yang diyakini terlibat pencurian sepeda motor yang digunakan Merah dalam aksinya.

Pasca insiden penembakan Mohamad Merah, di sebuah sekolah Yahudi di Kota Tolouse Prancis, Negara ini seolah menjadi paranoid.

Sebelumnya, beberapa ulama Islam juga telah dilarang masuk Prancis. Termasuk, Syeikh Dr Yusuf al Qaradhawi, Aid al-Qarni (Saudi) dan Syeikh Ikrima Sobri (Palestina).*

Keterangan: Seorang polisi dalam operasi penangkapan Mohamed Merah di Toulouse, Prancis 23 Maret 2012/bbc

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrateulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya April Mop: Kebodohan Sehari di Awal Bulan (Bagian 2)
Tulisan selanjutnya Hargai Waktu, Jangan Abaikan Akhiratmu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?