Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Peringatan Penaklukan Istanbul dan Warisan Abadi Sultan Muhammad Al-Fatih 

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Mei 2025 11:35 11:35 am
Ahmad
Dipublikasikan 31 Mei 2025 11:50
Bagikan
Ikon Kota Istanbuk, Turkiye
Bagikan

Sultan Muhammad II atau Fatih Sultan Mehmet, bukan sekadar penakluk Istanbul, tapi negarawan ulung, pemikir intelektual, dan arsitek perubahan dalam dunia Islam

Hidayatullah.com | TURKI memperingati 572 tahun penaklukan Istanbul oleh Sultan Muhammad Al-Fatih pada 29 Mei 1453, sebuah peristiwa monumental yang menandai berakhirnya era Bizantium dan dimulainya babak baru dalam sejarah dunia.

Perayaan ini tidak hanya menjadi momen refleksi sejarah, tetapi juga pengingat akan pengaruh abadi sang penakluk yang hingga kini masih terasa dalam identitas, budaya, dan arsitektur Kota Istanbul.

Dalam pesannya di media sosial, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menyampaikan penghormatan kepada Fatih Sultan Mehmet (Muhammad al-Fatih) dan pasukannya.

“Diberkatilah peringatan 572 tahun penaklukan Istanbul, salah satu kisah epik terbesar dalam sejarah kita,” tulisnya, sembari menyertakan kutipan hadis Nabi Muhammad ﷺ tentang keutamaan pemimpin dan pasukan yang menaklukkan kota tersebut.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Sultan Muhammad II, atau yang dikenal sebagai Fatih Sultan Mehmet, bukan sekadar penakluk. Ia juga dikenal sebagai negarawan ulung, pemikir intelektual, dan arsitek perubahan besar dalam dunia Islam.

Selama 30 tahun pemerintahannya, ia tidak hanya menaklukkan Istanbul, tetapi juga wilayah strategis lain seperti Serbia, Bosnia-Herzegovina, Albania, Wallachia, dan Krimea.

Setelah berhasil merebut Istanbul, Sultan Al-Fatih segera memulai proyek rekonstruksi besar-besaran. Ia mengundang ilmuwan, pengrajin, dan masyarakat dari berbagai etnis dan agama untuk memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi kota.

Sejumlah bangunan monumental pun mulai dibangun, mengokohkan wajah baru Istanbul sebagai pusat kebudayaan dan kekuasaan Islam.

Beberapa arsitektur penting yang dibangun pada masa awal kekuasaannya antara lain Masjid Eyüp Sultan, Istana Lama di Beyazıt, Kompleks Masjid Fatih, serta Istana Topkapı. Kompleks Eyüp Sultan menjadi masjid kekaisaran pertama pasca-penaklukan, lengkap dengan sekolah, dapur umum, pemandian, dan makam.

Al-Fatih juga membangun banyak madrasah dan fasilitas pendidikan. Salah satunya adalah Zeyrek Madrasa, yang dulunya merupakan kompleks biara Pantokrator.

Institusi pendidikan ini menjadi cikal bakal Universitas Istanbul dan menandai awal era keilmuan Islam di kota tersebut.

Warisan terbesar Al-Fatih lainnya adalah transformasi Hagia Sophia (Masjid Ayasofya) dari gereja menjadi masjid, simbol kuat dari perpindahan kekuasaan.

Masjid ini kemudian menjadi museum pada 1934 dan kembali difungsikan sebagai masjid pada 2020 melalui keputusan presiden. Kini, Masjid Agung Hagia Sophia tetap menjadi magnet spiritual dan wisata, mencerminkan kontinuitas sejarah dan religius kota Istanbul.

Tak hanya sektor keagamaan, Fatih juga mengembangkan sektor perdagangan. Ia membangun Grand Bazaar (Kapalıçarşı) pada 1456, yang menjadi pusat ekonomi penting hingga kini. Galata Bedesten, atau Pasar Fatih, juga dibangun untuk menghasilkan dana bagi yayasan Hagia Sophia.

Menurut berbagai catatan sejarah, lebih dari 160 masjid dibangun setelah penaklukan, memperkuat identitas Islam-Turki di kota yang sebelumnya menjadi pusat Kristen Ortodoks.

Banyak dari bangunan itu masih berdiri dan digunakan, mencerminkan keabadian pengaruh Fatih dalam lanskap kota Istanbul.

Hari ini, jejak Sultan Muhammad Al-Fatih masih nyata terlihat di setiap sudut Istanbul—dari masjid, madrasah, hingga pasar dan pelabuhan. Ia bukan hanya dikenang sebagai penakluk, tetapi juga sebagai pendiri peradaban yang menjadikan Istanbul jantung dunia Islam dan Khilafah Utsmaniyah (Ottoman) selama berabad-abad.* ds

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dunia IslamFatih Sultan MehmetHeadlineIstanbulKhilafah UtsmaniOttomanPilihan RedaksiSang penaklukSultan Muhammad II
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Mengusulkan Gencatan Senjata 60 Hari untuk Gaza
Tulisan selanjutnya Indonesia Darurat Konsumsi Rokok!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?