Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI Siap Dukung Pengakuan ‘Israel’ Jika Penjajahan Palestina Dihentikan: Ini Alasannya

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Mei 2025 22:05 10:05 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 Mei 2025 22:04
Bagikan
Rumah Sakit Indonesia Hebron Palestina
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim
Bagikan

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan kesiapannya untuk mendukung Pemerintah Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan ‘Israel’ dengan syarat utama bahwa ‘Israel’ harus menghentikan seluruh bentuk penjajahan terhadap Palestina.

Pernyataan ini disampaikan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, menanggapi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron baru-baru ini.

Sudarnoto menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Macron ke Indonesia, menyusul kunjungan kenegaraan dari Perdana Menteri Tiongkok, sangat penting bukan hanya dari sisi penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga dalam konteks situasi global yang tengah memanas akibat genosida dan penghancuran Gaza oleh ‘Israel’ yang didukung Amerika Serikat (AS).

“Amerika dan ‘Israel’ bertanggung jawab besar atas kejahatan besar ini. Namun kita melihat celah perubahan sikap dari sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, yang telah menunjukkan keberpihakan terhadap kemerdekaan Palestina,” ujar Sudarnoto dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi hidayatullah.com.

Menurutnya, pertemuan Prabowo-Macron merupakan langkah positif yang menunjukkan komitmen bersama dalam membela kemanusiaan dan hak-hak rakyat Palestina. Sikap ini mencerminkan semakin kuatnya dukungan internasional terhadap perjuangan Palestina.

Baca Juga

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

MUI Siap Mendukung Jika ‘Israel’ Hentikan Penjajahan

MUI menilai pernyataan Presiden Prabowo tentang kemungkinan membuka hubungan diplomatik dengan ‘Israel’ jika Palestina merdeka, dapat dimaknai sebagai sikap diplomatik yang realistis namun tetap menjunjung tinggi prinsip konstitusi dan moral kemanusiaan.

“Jika ‘Israel’ tidak lagi menjajah Palestina, menarik pasukannya dari Gaza, mengembalikan tanah yang direbut secara paksa, serta membebaskan semua tawanan Palestina, maka tidak ada lagi alasan membenci ‘Israel’. Namun selama kejahatan itu berlangsung, Indonesia tidak boleh goyah,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembukaan UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Maka, posisi Indonesia selama ini yang menolak pengakuan terhadap ‘Israel’ sangat sesuai dengan konstitusi tersebut.

Pembelaan terhadap Palestina

Sudarnoto menegaskan bahwa dukungan MUI terhadap Palestina bukan semata solidaritas keagamaan, tetapi berakar dari komitmen terhadap prinsip hak asasi manusia, anti-penjajahan, dan keadilan global.

“Tujuan akhir kita membela Palestina adalah kemerdekaan penuh dan kedaulatan bangsa Palestina atas tanah air mereka sendiri. Ini adalah amanah konstitusi dan kemanusiaan universal,” katanya.

Lebih lanjut, MUI menegaskan pentingnya komunitas global, termasuk Indonesia dan negara-negara seperti Prancis, untuk membentuk aliansi yang memaksa ‘Israel’ menghentikan genosida, mengakhiri pendudukan, dan menyerahkan pelaku kejahatan perang – termasuk Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu – kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

MUI menyampaikan dukungan penuh kepada pemerintah Indonesia dalam menjaga konsistensi sikap membela Palestina. Namun demikian, dukungan itu diberikan selama pemerintah tetap berada di jalur prinsip anti-penjajahan dan mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kami mendukung Presiden Prabowo karena ia tidak serta-merta membuka hubungan diplomatik dengan ‘Israel’, melainkan memberi syarat jelas: Palestina harus merdeka terlebih dahulu. Ini adalah diplomasi bersyarat yang patut dihargai dan dikawal,” kata Sudarnoto.

Ia juga menegaskan bahwa MUI mendorong agar pemerintah tidak hanya pasif, melainkan aktif membangun kekuatan diplomasi global untuk menghentikan agresi ‘Israel’ dan memulihkan hak-hak rakyat Palestina. MUI menyerukan agar Indonesia bersama Prancis dan negara-negara pembela Palestina bersatu menekan ‘Israel’ agar segera menghentikan penjajahan dan menyerahkan para pelaku genosida untuk diadili.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinehubungan diplomatikisraelMajelis Ulama IndonesiaMUIpalestinaPemerintah Indonesiapenjajahan PalestinaPrabowo SubiyantoZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernyataan Prabowo Soal ‘Israel’ Menyesatkan dan Bertentangan dengan Sikap Pendiri Bangsa
Tulisan selanjutnya 300 Seniman Inggris Desak Pemerintah Hentikan Penjualan Senjata ke ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?