Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Uzbekistan Dimandulkan Paksa

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 11 April 2012 22:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Program pengendalian jumlah penduduk yang bisa dibilang paling tidak manusiawi dilakukan oleh pemerintah Uzbekistan, yaitu dengan memandulkan para wanitanya secara diam-diam.

BBC melaporkan (11/04/2012), beberapa dokter mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan memerintahkan mereka untuk memenuhi target sterilisasi. Di wilayah perkotaan setiap bulan harus ada 4 wanita yang dimandulkan dan di wilayah pedesaan 32 wanita.

Strerilisasi dilakukan tanpa persetujuan atau sepengetahuan wanita yang bersangkutan.

Salah seorang korban pemandulan paksa secara diam-diam adalah Adolat. Wanita yang mengharapkan bayi ketiga itu baru mengetahui tidak lagi bisa hamil setelah diberitahu oleh seorang dokter ahli.

“Saya mencoba hamil setelah anak kedua saya lahir. Namun upaya saya selalu gagal. Belakangan saya tahu, saya diam-diam disterilisasi,” kata Adolat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemandulan dilakukan dengan menyumbat tuba fallopi. Sebagian lain bahkan dilakukan dengan cara lebih tidak manusiawi, yaitu dengan mengangkat rahim wanita yang telah memiliki dua atau tiga anak.

Kebijakan tidak bermoral pemerintah ini menyebabkan penduduk wanita takut melairkan di negara tersebut.

Para wanita yang diwawancarai BBC bahkan mengatakan bahwa mereka diceraikan suaminya setelah diketahui tidak dapat memiliki anak lagi. Sebab, di Uzbekistan memiliki banyak anak adalah sebuah kebanggan.

Menurut sebuah LSM, pada tahun 2010 saja ada 80.000 wanita Uzbekistan yang mengaku disterilisasi.

Pemerintah menyangkal telah melakukan sterilisasi paksa secara diam-diam.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lomba Hafalan Qur`an Anak Cacat Saudi akan Dinternasionalkan
Tulisan selanjutnya Zaitunah Kembali Menjadi Pusat Kajian Ilmu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026

Berita
7 Juli 2026 21:51
BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times

Terbaru

  • Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
  • Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
  • Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
  • Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
  • Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
  • Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
  • Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?