Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anak buah Qadhafi Sakit di Mauritania

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 16 April 2012 16:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala dinas intelijen Libya pada masa kekuasaan Muammar Qadhafi, Abdullah Al Senussi, yang ditahan di Mauritania sedang sakit, kata Presiden Mauritania Muhammad Ould Abdul Aziz, Ahad (15/04/2012).

Dilansir oleh Reuters, dalam wawancara dengan televisi Prancis TV5 Abdul Aziz mengatakan, Al Senussi sudah mengalami gangguan kesehatan saat terbang menuju ibukota Nouakchott pada bulan Maret silam dengan menggunakan paspor palsu.

“Keadaannya stabil, tidak ada yang mengkhawatirkan,” jelas Abdul Aziz. “Dokter telah memeriksanya dan begitu proses hukum atas dirinya selesai, kami akan mengumumkan keputusan terkait dirinya.”

Presiden Mauritania itu tidak menjelaskan apa penyakit yang diderita oleh Al Senussi. Namun, menurut sumber-sumber yang tidak asing dengannya, pria berusia 62 tahun itu diyakini menderita kanker.

Pemerintah Libya yang menginginkan agar Al Senussi diekstradisi, salah seorang pejabat seniornya mengatakan bahwa Mauritania telah berjanji akan memulangkan mantan anggota rezim Qadhafi itu. Namun, keterangan itu dibantah oleh Mauritania.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kasus dia sedang dipelajari. Kami memiliki banyak pertanyaan atas dirinya dan kami belum selesai dengannya. Kami belum mengambil keputusan,” kata Abdul Aziz kepada TV5.

Al Senussi dipercaya memegang peran penting dalam pembantaian lebih dari 1.200 tahanan dalam penjara Abu Salim di Tripoli pada tahun 1996. Unjuk rasa menuntut keadilan oleh keluarga para korban itulah yang kemudian menyulut aksi demonstrasi besar rakyat Libya, dan pasukan pemberontak mengangkat senjata menentang pemerintahan Muammar Qadhafi, yang akhirnya tumbang dengan bantuan serangan udara NATO pada 2011.

Selain pemerintah Libya, Mahkamah Kejahatan Internasional di Den Haag juga menginginkan Al Senussi untuk diadili atas kejahatan kemanusiaan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Rilis 244 Penyelenggara PIHK yang Berizin
Tulisan selanjutnya Di Cartagena, Obama Tidak Kinclong

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?