Hidayatullah.com—Inspektur Jenderal Kepolisian Malaysia Abdul Hamid Bador mengulangi kembali peringatan yang dibuatnya agar kepala-kepala kepolisian daerah (OPCD) tidak mengumpulkan dana untuk perayaan Idul Fitri.
Dia mengatakan meskipun sebelumnya sudah ada peringatan, masih saja ada kepala kepolisian yang mengutip uang.
Dalam sebuah memo yang dilihat Malaysiakini, Hamid mengatakan kepala-kepala kepolisian daerah itu menginstruksikan kepada anak buahnya agar mengumpulkan uang tersebut.
Menyebut tindakan itu “menjijikkan”, Hamid mengatakan uang tersebut dikutip dengan alasan untuk menbiayai perayaan Idul Fitri.
“Lebih menjijikkan lagi, ada mereka yang mengutip uang itu dengan mengatakan uang tersebut akan dibagikan kepada asnaf (orang yang berhak menerima zakat),” kata Hamid seperti dikutip Malaysiakini Senin (3/6/2019).
“Saya peringatkan lagi bahwa perbuatan tercela ini harus dihentikan segera sebelum tindakan tegas diambil atas mereka yang terlibat,” imbuhnya.
“Jangan cemari reputasi kesatuan ini atau melibatkannya dalam korupsi dan penyalahgunaan wewenang,” tegas Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia itu.
Ini bukan pertama kalinya Hamid mengeluarkan peringatan kepada personel kepolisian. Bulan lalu, dia memberikan ultimatum kepada semua personel kepolisian agar memutus hubungan mereka dengan para penjahat.
“Saya akan melakukan yang terbaik untuk membersihkan praktik-praktik korup dalam tubuh kepolisian,” kata Hamid. “Sebagai contoh operasi pemberantasan permainan ilegal dan sindikat kejahatan, yang mana petugas-petugas kepolisian sudah dipengaruhi oleh sindikat-sindikat ini.”
“Saya sudah mengeluarkan peringatakan, ultimatum kepada semua petugas agar memutuskan hubungannya dengan sindikat-sindikat kejahatan itu,” kata inspektur kepolisian itu.
Hamid ditunjuk sebagai kepala Kepolisian Malaysia bulan Mei, menggantikan Mohamed Fuzi Harun yang memasuki masa pensiun.*