Hidayatullah.com—Sekitar 20.000 warga Suriah melarikan diri ke Yordania dalam dua bulan terakhir, untuk menyelamatkan diri dari bentrokan yang terjadi antara pasukan pemerintah dengan rakyat yang menentang rezim Bashar Al Assad.
“Sekitar 20.000 pengungsi Suriah pergi menyelamatkan diri ke Yordania pada bulan April dan Maret,” kata Zayed Hammad, pimpinan lembaga amal terkemuka setempat Kitab Wa Sunnah.
“Organisasi ini sekatang mengurus 40.000 pengungsi Suriah, kebanyakan dari mereka berada di Amman,” jelas Hammad, seperti dikutip AFP (13/05/2012).
Menurut Hammad, lembaga-lembaga amal Libya mengirimkan 14 truk bantuan untuk para pengungsi itu.
“Kami akan mulai membagikan bantuan ini pada hari Senin,” imbuhnya, seraya mengingatkan agar negara-negara kaya Arab membantu rakyat Suriah.
Hari Kamis lalu, Washington berjanji akan mengucurkan dana USD40 juta untuk membantu 65.070 pengungsi Suriah.
Menurut komisi PBB urusan pengungsi UNHCR, di Yordania saja terdapat 15.999 pengungsi terdaftar.
Namun, pemerintah di Amman mengatakan bahwa pengungsi Suriah yang melarikan diri ke wilayahnya sejak Maret 2011 sampai saat ini sudah menembus angka 100.000 orang.*