Hidayatullah.com—Syeikh Yusuf Al Qaradhawi, ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional, menyatakan percaya pada kemampuan Al Ikhwan untuk memimpin Mesir di masa depan dan mendesak rakyat agar memberikan dukungannya kepada Muhammad Mursy.
Dalam wawancaranya di televisi dengan Al Jazeera Mubasher Misr Ahad malam kemarin, Al Qaradhawi mengatakan bahwa rakyat Mesir harus bersatu melawan musuh revolusi dan sisa-sisa rezim Husni Mubarak, lansir Egypt Independent (4/6/2012).
Menurutnya, bekas partai penguasa Partai Nasional Demokrat mendukung Ahmad Shafiq, yang pernah menjabat sebagai perdana menteri terakhir era Mubarak.
“Musuh kita Zionis juga mendukung Shafiq, yang percaya bahwa dia dapat melahirkan kembali rezim Mubarak, yang telah melayani kepentingan Zionis dan Amerika,” kata Al Qaradhawi.
“Tidak ada yang menginginkan syariah Islam berkuasa,” tegas Al Qaradhawi.
Ulama asal Mesir yang kini tinggal di Qatar itu menyeru kepada para kandidat presiden yang terhenti di putaran pertama agar mendukung Mursy di putaran kedua.
Menurut Al Qaradhawi, Mesir memerlukan penguasa sipil dan bukan penguasa militer. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah militer yang sekarang tidak dapat memanipulasi hasil pemilihan umum.
“Enam puluh tahun pemerintahan militer sudah cukup,” ujarnya.
Dalam wawancara itu Al Qaradhawi menghimbau agar para demonstran di Lapangan Tahrir mendukung calon presiden yang berpihak pada revolusi rakyat.*